Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indeks Persepsi Korupsi Menurun, Mantan Jubir KPK : Berhenti Katakan Berhasil Berantas Korupsi

Bima Setiyadi , Jurnalis-Kamis, 28 Januari 2021 |15:18 WIB
Indeks Persepsi Korupsi Menurun, Mantan Jubir KPK : Berhenti Katakan Berhasil Berantas Korupsi
Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto : Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah, menuliskan kesedihannya melihat data Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia menurun. Pemerintah diminta berhenti mengatakan berhasil memberantas korupsi.

Penggiat antikorupsi itu mengunggah data CPI 2020 dengan sejumlah catatannya di akun Twitternya @febridiansyah.

"Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia turun dari 40 ke 37. Kita di rangking 102 dr 180 negara. Padahal rata2 CPI Asia Pasific 45 & global 43. Komitmen Pemberantasan Korupsi Indonesia memburuk. Dampak revisi UU KPK & pelemahan KPK? @TIIndonesia @danangwd," tulis @febridiansyah yang dikutip Kamis (28/1/2020)

Kemudian, Febri juga mengunggah data indeks korupsi Indonesia memburuk. Menurutnya, dari sembilan indikator, ada lima yang buruk, tiga tetap, dan satu naik sedikit. Indeks paling menurun adalah korupsi terkait sektor bisnis. Tidak mungkin, kata dia, bicara investasi dan pertumbuhan ekonomi tanpa komitmen pemberantasan korupsi.

Sedangkan 3 indeks terendah atau bisa dibilang yang terburuk ada di sektor politik dan penegakan hukum.- WJP 23;- VDem 26; - PERC 32.

"Jk kt baca jg survey Global Corruption Barometer 2020 lalu, warning jg sudah cukup kuat. Indonesia berada pd posisi ke-3 suap terbanyak," lanjut cuitannya.

Febri berharap pemerintah dan berbagai kalangan terkait berhenti menepuk dada mengatakan berhasil memberantas korupsi atau bahkan bilang KPK baik-baik saja di tengah penilaian global seperti ini.

Baca Juga : Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot ke Posisi 102 di Bawah Timor Leste

"Lbh baik jujur dan hal ini jadi cermin agar kt semua lakukan evaluasi lbh serius," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement