Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengedar USD100.000 Palsu Ternyata Kolektor Uang Kuno

Isty Maulidya , Jurnalis-Kamis, 28 Januari 2021 |15:07 WIB
Pengedar USD100.000 Palsu Ternyata Kolektor Uang Kuno
Pengedar uang palsu USD100.00 ditangkap polisi (Foto : Okezone.com/Isty)
A
A
A

TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil menangkap 3 orang tersangka pengedar uang dolar palsu. Salah satu tersangka rupanya seorang kolektor uang kuno dan juga batu akik yang kemudian tergiur dalam bisnis uang palsu.

Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Yuriko mengatakan bahwa tersangka RA (40) mendapatkan uang palsu tersebut dari seorang rekannya sesama kolektor uang kuno. Rekannya tersebut mengatakan bahwa dia bisa membuka gudang uang dengan mengedarkan uang palsu.

"Tersangka RA bisa mendapatkan uang palsu dari seorang kenalannya yaitu A sesama kolektor uang kuno. Hingga saat ini keberadaan A masih kita selidiki," ujar Alex pada Kamis (28/1/2021).

Kasus ini sendiri diketahui saat seorang pegawai di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta melaporkan adanya upaya peredaran uang palsu di wilayah bandara. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dan diselidiki hingga akhirnya 3 orang tersangka berhasil diamankan.

"Ada seorang pegawai bandara yang melaporkan akan adanya upaya peredaran uang palsu, kami selidiki ternyata benar adanya," lanjut Alex.

Baca Juga : Edarkan Uang Palsu USD100.000, 3 Orang Ditangkap Polisi

Pihak Polresta Bandara Soekarno-Hatta juga telah berkoordinasi dengan Kedubes Amerika Serikat terkait uang dolar yang telah disita. Sample udah dollar ini juga dikirimkan ke Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk dipastikan bahwa uang tersebut palsu.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement