Share

Ledakan Bom dan Baku Tembak Guncang Hotel di Mogadishu, Setidaknya 3 Tewas

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 01 Februari 2021 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 18 2354278 ledakan-bom-dan-baku-tembak-guncang-hotel-di-mogadishu-setidaknya-3-tewas-bioEXSgE3o.jpg Foto: Reuters.

MOGADISHU – Sebuah ledakan, diduga bom bunuh diri, diikuti oleh baku tembak antara militan dengan pasukan keamanan di sebuah hotel, terjadi di Ibu Kota Somalia, Mogadishu pada Minggu (31/1/2021). Serangan ini menyebabkan jatuhnya korban, yang jumlahnya belum diketahui, menurut pihak berwenang.

Kelompok militan Al Shabaab, yang terkait dengan Al Qaeda, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kelompok ini telah sering melakukan pengeboman dan serangan bersenjata selama konfliknya dengan pemerintah Somalia yang telah berlangsung lama.

BACA JUGA: Teroris Al Shabaab Serang Hotel di Somalia, Tewaskan Sedikitnya Tujuh Orang

“Sebuah mobil yang melaju meledak di dekat hotel dan pos pemeriksaan. Ledakan itu mengguncang kami dan diikuti tembakan senjata yang hebat,” kata penjaga toko Ali Abdulahi kepada Reuters tentang insiden, yang terjadi di daerah Kilometre 4 yang sibuk di Mogadishu.

Saksi mata Ahmed Nur mengatakan bahwa ledakan itu membuat Hotel Afrik bergetar, menyebabkan kepanikan.

“Ledakan itu membuat hotel bergetar saat kami duduk di dalam dan berbicara. Kami panik, bingung,” katanya kepada Reuters.

BACA JUGA: Serang Hotel, Al Shabab Tewaskan Dubes Somalia

Juru Bicara Kepolisian Sadik Ali mengatakan banyak orang telah diselamatkan dari Hotel Afrik.

"Pasti ada korban karena para militan pertama-tama memulai serangan dengan bom mobil bunuh diri di tembok," katanya kepada Reuters.

Sementara Pejabat Senior Keamanan Nasional Somalia Mohamed Dahir mengatakan kepada AFP bahwa dua warga sipil dan seorang penjaga keamanan dipastikan tewas, "tetapi jumlah kematian bisa lebih tinggi".

Diwartakan BBC, para militan menargetkan Hotel Afrik meskipun hotel itu berada di daerah yang dijaga ketat dekat bandara utama kota.

Hotel itu dikenal sebagai tempat berkumpul para pejabat pemerintah Somalia. Seorang kapten polisi setempat mengatakan sejumlah anggota parlemen dan pejabat militer senior berada di dalam saat serangan itu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini