Dituduh Mata-Mata TNI/Polri, Warga Intan Jaya Ditembak Mati Anggota KKB

Antara, · Senin 01 Februari 2021 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 340 2354188 dituduh-mata-mata-tni-polri-warga-intan-jaya-ditembak-mati-anggota-kkb-q5NMVcbdtx.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAYAPURA - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan telah menembak mati warga sipil Boni Bagau, disekitar perbatasan Distrik Sugapa-Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua karena diduga sebagai mata-mata TNI-Polri.

Informasi tentang penembakan warga sipil itu diperkuat dengan surat yang dibawa Pastur Yustinus Rahangiyar dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undius Kogoya

"Memang benar ada laporan penembakan menewaskan Boni Bagau yang dilaporkan keluarga korban Wilem Bagau, ke Polsek Sugapa, Sabtu 30 Januari 2021," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Senin (1/2/2021).

Baca juga:  Anggota TNI Kembali Gugur, Pemerintah Diminta Serius Tangani KKB Papua

Diakui, laporan itu berdasarkan surat yang dibawa Pastur Rahangiyar dari KKB yakni dari kelompok Undius Kogoya yang ditujukan ke TNI-Polri di Intan Jaya yang menyatakan melakukan penembakan terhadap warga sipil disekitar perbatasan antara Distrik Sugapa-Distrik Homeyo.

Surat tersebut berisi pemberitahuan terkait telah terjadinya penembakan terhadap warga bermarga Bagau, jelas Kamal seraya menambahkan, penembakan itu dilakukan karena korban diduga menjadi mata-mata TNI-Polri,

Baca juga:  Satgas Pamtas Baku Tembak dengan KKB di Intan Jaya Papua

"Isi surat dari KKB menyatakan penembakan terhadap korban karena diduga mata-mata TNI-Polri," kata Kamal.

Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima setelah menerima laporan tersebut kemudian dilakukan pertemuan dengan keluarga korban di Polsek Sugapa, Sabtu malam 30 Januari 2021.

 

Pertemuan dilanjutkan keesokan harinya, Minggu 31 Januari 2021 bertempat di ruangan Pastoran Kampung Bilogai, Distrik Sugapa yang dihadiri TNI-Polri, para tokoh dan keluarga korban (Wilem Bagau) yang membahas rencana evakuasi jenazah Boni Bagau.

Dalam pertemuan tersebut, orang tua korban Gad Bagau meminta agar korban dimakamkan di kampung Agapa mengingat situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan apabila diambil atau dibawa ke Distrik Sugapa maupun Distrik Homeyo.

"Aparat keamanan TNI - Polri sendiri masih melakukan penyelidikan terkait dengan laporan penembakan tersebut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini