Viral Nenek Tertangkap Nyopet Diarak Warga, Begini Fakta Sebenarnya

INews.id, · Selasa 02 Februari 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 512 2355101 viral-nenek-tertangkap-nyopet-diarak-warga-begini-fakta-sebenarnya-L0FcurqZ1V.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANJARNEGARA - Seorang nenek nekat mencopet di Pasar Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu 30 Januari 2021, pukul 05.45 WIB. Nenek yang tepergok mencuri kemudian diinterograsi salah satu pedagang.

Kejadian bermula saat seseorang yang merasa tasnya sedang dirogoh tangan pelaku. Si nenek pun kemudian ketahuan dan diteriaki copet.

Lantaran panik, sang nenek lari kemudian dihadang orang lain di dalam pasar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengabadikannya melalui video. Saat diunggah di media sosial, video berdurasi 19 detik itu viral dan menjadi pro dan kontra.

Dalam video itu terlihat si nenek mengenakan jilbab dan ditarik oleh pemuda yang mengintrograsinya. Sempat beredar kabar bahwa nenek tersebut diarak oleh warga. Lantas, apa kata polisi?

Baca juga: Pencopet Spesialis JPO Stasiun Bogor Dibekuk Polisi

"Tidak ada arak-arakan seperti pemberitaan sebelumnya. Masyarakat hanya mengamankan dan membawa ke Polsek terdekat," kata Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Arifrianto, Selasa (2/2/2021). 

Atas Kejadian tersebut, Kapolres Banjarnegara mengatakan bahwa kasus ini telah berakhir damai. Selanjutnya nenek berinisial RN itu akan mendapat bantuan dari Polsek Mandiraja dan Polres Banjarnegara, guna meringankan beban hidupnya. 

Baca juga: Video Pria Terikat di Cianjur Ternyata Hoaks, Polisi Periksa Pelaku

"Antara korban dengan pelaku sudah damai, mengingat kerugian juga sedikit dan nenek tersebut sudah tua, jadi kasihan," uja Fahmi. 

Saat dibawa ke Polsek Mandiraja, Kapolsek AKP Suyit Munandar mengatakan tidak ada luka fisik yang dialami si nenek. Untuk menghindari aksi main hakim, pelaku dititipkan di kantor balai desa.

Setelah saling menyepakati hasil mediasi, sang nenek akhirnya diperbolehkan pulang. Namun demikian, Suyit memberikan sanksi kepada RN untuk wajib lapor ke Polsek Mandiraja setiap hari Senin dan Kamis. 

“Saya minta wajib lapor hari Senin dan Kamis, coba lihat nanti, kalau dia benar datang akan saya beri bantuan sembako biar enggak nyopet lagi,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini