Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Ini, DPR Panggil Budi Karya hingga Sriwijaya Air Bahas Kecelakaan SJ-182

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 03 Februari 2021 |04:28 WIB
Hari Ini, DPR Panggil Budi Karya hingga Sriwijaya Air Bahas Kecelakaan SJ-182
Foto: Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal memanggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hingga Sriwijaya Air. Pemanggilan akan dilakukan pada, Rabu (3/2/2021), pukul 13.00 WIB.

Adapun beberapa pihak yang akan dipanggil meliputi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sriwijaya Air serta AirNav Indonesia.

Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan, pemanggilan ini dalam rangka meminta penjelasan mengenai kecelakaan yang terjadi pada Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Selain itu, pihaknya juga akan memanggil kepolisian untuk menanyakan mengenai identifikasi korban.

“Jadi jam 13.00 (Rapat tentang kecelakaan SJ-182). Penjelasan menyeluruh dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, KNKT, AirNav, BMKG dan Basarnas, termasuk dari termasuk dari Polri terkait identifikasi korban,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Baca Juga: Hujan Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Kakak Adik Korban Sriwijaya Air SJ-182 di Sragen

Sementara itu, dihubungi terpisah Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono memberikan sedikit bocoran terkait progres investigasi dari kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Menurut Soerjanto, pihaknya sudah membaca data yang ada pada kotak hitam atau black box berisi data flight data recorder (FDR).

Hanya saja, pihaknya belum bisa mendapatkan kesimpulan penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182 tersebut. Sebab, pihaknya harus menunggu ditemukannya kotak hitam berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) yang saat ini masih dicari.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu hasil tes komponen pesawat yang dikirimkan ke Amerika Serikat. Hanya saja, dia enggan berkomentar lebih jauh terkait apa saja yang bakal diteliti dari komponen pesawat yang dikirimkan tersebut.

“Harus menunggu CVR dan hasil tes komponen di US dan UK,” ucapnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement