Viral Perjuangan Dokter Terabas Banjir dan Jalan Licin demi Layani Warga Pedalaman

Dion Umbu Ana Lodu, iNews · Senin 08 Februari 2021 05:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 340 2358257 viral-perjuangan-dokter-terabas-banjir-dan-jalan-licin-demi-layani-warga-pedalaman-c3lVnujp8Z.jpg Foto: Dion Umbu

SUMBA TIMUR – Video perjuangan seorang dokter dan timnya melayani warga di wilayah Kecamatan Ngadu Ngala, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) viral di media sosial. Mereka harus menerjang medan berat dengan kondisi jalan licin dan banjir. 

Dalam video yang dibagikan ke group Sumba News, tim tenaga kesehatan (nakes) itu harus berjibaku lalui jalan licin dan bahkan menerabas sungai yang untungnya baru saja surut banjirnya. Kendati demikian, banjir bandang bisa saja tiba-tiba datang.

Seorang dokter dengan motor trailnya harus jatuh karena licin, saat melalui badan jalan yang sebelumnya terguyur hujan lebat. Sesekali, dalam video itu, untuk menghibur diri, tim nakes ini bernyanyi untuk sejenak lepas letih dan kepenatan.

Baca juga: Viral, Anjing Pakai Masker dan Helm Taati Protokol Kesehatan

Dokter Aldo Anapaku, adalah salah satu dari tim nakes yang memposting video ini. Dia merupakan dokter yang mengabdi pada Puskesmas Ngadu Ngala.

Saat dihubungi media pada Minggu (7/2/2021) malam, dia mengatakan video itu diambil ketika dirinya dan rekan nakes lainnya melakukan Puskesmas Keliling (Pulsing). 

Baca juga: Heboh! Desa Jenggot di Pekalongan Banjir Warna Merah Darah

“Itu kegiatan kami menuju ke Desa Prau Raming dan Kabanda dalam agenda tugas Pusling dan Posyandu untuk penyuntikan dan imunisasi. Itu tugas rutin kami tiap bulan, karena di desa Kabanda tidak ada bidan jadi kami bawa dari Puskesmas,” katanya.

Video itu, kata Aldo, diambil pada hari Senin (1/2/2021) lalu. “Itu kegiatan kami Senin lalu, sekarang saya ada di Waingapu (kota Kabupaten) untuk perbaiki motor yang rusak karena banjir,” jelasnya.

Dia menuturkan, jarak dari Puskesmas Kecamatan menuju Desa Kabanda lebih kurang 30 Km. Namun karena medan jalan yang sulit menghabiskan waktu hampir empat jam baru tiba di tujuan.

“Hari Senin esok saya balik lagi ke sana, yang pasti rute - rute serupa akan kembali kami lalui,” ucap Aldo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini