Sambut Imlek, Umat Konghucu di Pangkalpinang Sembahyang Sam Sip Pu

Haryanto, iNews · Kamis 11 Februari 2021 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 340 2360635 sambut-imlek-umat-konghucu-di-pangkalpinang-sembahyang-sam-sip-pu-6MAVULFE5e.jpg Umat Konghucu di Kelurahan Bintang, Pangkalpinang sembayang Sam Sip Pu, Kamis (11/2/2021) (Foto: Haryanto)

PANGKALPINANG - Umat Konghucu di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar sembahyang Sam Sip Pu (hari tutup tahun lmlek). Ritual tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan menghormati leluhur serta memohon kebaikan ditahan baru. 

Afin, warga Kelurahan Bintang, Pangkalpinang, mengatakan merupakan hari terakhir tahun bertepatan pada tanggal 30 bulan 12 akhir tahun penanggalan Imlek.

"Sudah dari pagi tadi sembahyang. Family mulai dari anak, menantu, cucu semua kumpul di rumah," kata Afin, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga: Jelang Imlek 2572, Lampion dan Kertas Sembah Diburu Warga Keturunan Tionghoa di Asahan

Menurutnya, sembahyang yang digelar di depan rumah di dua buah altar yang sudah disiapkan sebelumnya, bisa dilakukan pada waktu pagi, siang, sore hingga malam hari. "Anak-anaknya cucu yang datang sembahyang secara bergantian. Nanti malam pergi ke Kelenteng juga," ujarnya.

Ia menuturkan, perayaan Imlek tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19.

"Paling cuma kumpul-kumpul keluarga saja. Tapi tidak bisa terima tamu, karena masih dalam suasana pandemi corona ini," ucapnya.

Sam Sip Pu tidak hanya digelar di rumah saja. Pantauan media ini sejak Kamis pagi atau sehari jelang tahun baru Imlek 2572, sejumlah Kelenteng di Pangkalpinang, mulai dikunjungi umat Konghucu yang ingin sembahyang di hari Sam Sip Pu.

Baca Juga:  Rayakan Imlek dari Rumah, Pemerintah: Atraksi Barongsai Ditampilkan Virtual

Namun, gelaran di tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Mereka yang datang ke Kelenteng wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19, agar terhindar dari paparan corona. Mereka juga di minta untuk menjaga jarak antara satu sama lain dan menghindari kerumuman.

Sementara itu, antraksi barongsai yang selalu menghibur warga di malam sambut tahun baru Imlek, ditiadakan untuk sementara waktu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini