Mario Draghi Dilantik Menjadi Perdana Menteri Baru Italia

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 13 Februari 2021 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 18 2361520 mario-draghi-dilantik-menjadi-perdana-menteri-baru-italia-YQBK1eW5pf.jpg Perdana Menteri Italia Mario Draghi. (Foto: Reuters)

ROMA - Mantan kepala Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, telah dilantik sebagai perdana menteri baru Italia pada Sabtu (13/2/2021). Pria berjuluk “Super Mario” itu membentuk pemerintahan persatuan dari partai-partai politik utama, menyusul runtuhnya pemerintahan sebelumnya bulan lalu.

Politik Italia masuk ke dalam kekacauan di tengah pertengkaran tentang bagaimana menghabiskan dana pemulihan virus korona Uni Eropa (UE).

BACA JUGA: Italia Dilanda Krisis Politik, Conte Umumkan Pengunduran Diri

Italia masih bergulat dengan pandemi dan juga menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dekade. Negara itu telah mencatat lebih dari 93.000 kematian, jumlah kematian tertinggi keenam di dunia.

Setelah menerima dukungan dari kelompok terbesar di parlemen, Gerakan Bintang Lima, Draghi sekarang memiliki dukungan di seluruh spektrum politik yang luas. Ini berarti dia akan memiliki mayoritas yang cukup besar untuk mendorong agendanya, demikian diwartakan BBC.

Draghi sudah menunjuk kabinet: seorang tokoh senior Gerakan Bintang Lima, Luigi Di Maio, akan tetap menjabat sebagai menteri luar negeri. Giancarlo Giorgetti, tokoh senior di partai Liga sayap kanan populis, akan menjadi menteri industri, sementara Andrea Orlando, dari Partai Demokrat kiri-tengah, akan menjadi menteri tenaga kerja.

Pemerintah menghadapi mosi percaya minggu depan, sebuah formalitas mengingat dukungan lintas partainya.

BACA JUGA: PM Conte Mundur, Italia Terjerumus ke Gejolak Politik Baru

Seorang ekonom dengan pengalaman di level tertinggi Uni Eropa dan sebagai gubernur Bank Italia, Draghi dipandang sebagai tokoh yang dapat dipercaya menangani pemerintahan negara itu.

"Mario Draghi adalah orang Italia yang menyelamatkan Eropa, dan saya pikir sekarang dia adalah orang Eropa yang bisa menyelamatkan Italia," kata mantan Perdana Menteri Matteo Renzi kepada program Newshour BBC pekan lalu.

Perdana menteri sebelumnya, Giuseppe Conte, mengundurkan diri pada Januari setelah partainya kehilangan dukungan untuk pemerintah koalisinya atas rencana pengeluaran uang pemulihan Uni Eropa.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini