Mengabdi 16 Tahun, Guru Honorer Dipecat Usai Posting Gaji Rp700 Ribu per Bulan

INews.id, · Minggu 14 Februari 2021 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 609 2361783 mengabdi-16-tahun-guru-honorer-dipecat-usai-posting-gaji-rp700-ribu-per-bulan-YxCKttCyLK.jpg Hervina, guru honorer yang dipecat.

WATAMPONE - Perlakuan kurang menyenangkan diterima seorang guru honorer di Bone. Tenaga pengajar itu dipecat usai mengunggah gaji Rp700.000 per bulan di media sosial. Padahal korban sudah mengabdi selama 16 tahun.

Korban atas nama Hervina (34). Dia sebelumnya mengajar di SDN 169 Desa Sadar, Kabupaten Bone. Guru tersebut dipecat oleh kepala sekolah melalui aplikasi Whatsapp.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Heru Purnomo, mengecam pemecatan tersebut. Meski sudah ada klarifikasi dari Dinas Pendidikan Bone bahwa alasan pemberhentian itu karena sudah ada guru PNS yang baru.

"Kasus ini menunjukkan bahwa guru honor sangat lemah dalam perlindungan profesinya," kata Heru dalam keterangan yang diterima iNews, Minggu (14/2/2021). 

Baca juga: Kisah Guru Honorer Digaji Rp300.000! Dilema Panggilan Hati Vs Kebutuhan Perut

Dengan dalih adanya guru PNS yang baru, hal ini menunjukkan bahwa profesi guru honorer sangat rentan dan dapat dipecat sewaktu-waktu. Padahal korban sudah mengabdi belasan tahun, tak menjadi jaminan diperlakukan secara adil.

Selain itu gaji sebesar Rp700.000 yang diterima korban, kata dia, relatif kecil. Bahkan menurutnya jauh dari standar upah minimun regional (UMR).

Baca juga: Komisi X Bentuk Panja Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN

Kepala Sekolah SDN 169 Desa Sadar, Siti Hamsinah mengatakan, pemecatan ini dipastikan bukan karena unggahan gajinya di media sosial. Namun karena sejumlah pertimbangan.

"Pertama karena memang ada dua CPNS guru yang baru masuk. Lalu karena masalah kinerja Hervina selama 2019 yang mulai menurun," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini