Siapkan Anggaran Rp252 Miliar, PM Selandia Baru Sediakan Produk Menstruasi Gratis

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 18 Februari 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 18 2364164 siapkan-anggaran-rp252-miliar-pm-selandia-baru-sediakan-produk-menstruasi-gratis-qSubDEwuS0.jpg Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern (Foto: PA)

SELANDIA BARU - Semua sekolah di Selandia Baru akan memberikan produk menstruasi secara gratis mulai Juni mendatang.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memberantas kemiskinan menstruasi.

Pihak berwenang khawatir beberapa siswi membolos karena mereka tidak mampu membeli produk seperti tampon dan pembalut wanita.

Langkah ini mengikuti program percontohan yang berhasil tahun lalu di 15 sekolah.

“Kaum muda tidak boleh ketinggalan pendidikan karena sesuatu yang merupakan bagian normal dari kehidupan setengah populasi,” terang Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern.

Ardern mengatakan satu dari 12 anak muda di Selandia Baru tidak bersekolah karena kemiskinan menstruasi. Yakni ketika mereka yang berpenghasilan rendah tidak mampu membeli atau mengakses produk menstruasi yang sesuai.

(Baca juga: Penembakan di Luar Stasiun Kereta dan Bus, 7 Orang Dilarikan ke RS)

Dia mengatakan menyediakan produk haid gratis adalah salah satu cara pemerintah untuk mengatasi kemiskinan, meningkatkan kehadiran di sekolah, dan "memberikan dampak positif pada kesejahteraan anak-anak."

Skema ini akan membebani pemerintah Selandia Baru sebesar USD18 juta (Rp252 miliar) dari sekarang hingga 2024.

Pada November tahu lalu, Skotlandia menjadi tempat pertama di dunia yang menawarkan produk sanitasi gratis bagi "siapa pun yang membutuhkannya", termasuk di tempat umum.

(Baca juga: Protes Anti-Kudeta Myanmar Berlanjut, Hampir 500 Orang Telah Ditangkap)

Di Inggris, produk mesntruasi gratis diluncurkan di semua sekolah dasar (SD) dan menengah tahun lalu. Sejumlah negara bagian Amerika Serikat (AS) juga telah mengesahkan undang-undang yang mewajibkan produk menstruasi gratis harus disediakan di sekolah.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini