BEKASI - Tanggul di Perumahan Pondok Gede Permai di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jum'at (19/2) jebol. Alhasil, permukiman warga yang ditinggali hampir lebih dari 2.000 Kepala Keluarga (KK) kebanjiran hingga 80 centimeter.
"Banjir meluap tadi siang dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter, penyebabnya tanggul jebol," ujar Kasie Rekontruksi dan Rehabilitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Hendra.
Baca juga: Ribuan Kepala Keluarga Terdampak Banjir Parah di Bekasi
Menurut dia, karena situasi tanggul yang amblas sudah semakin mengkhawatirkan. Sebab, kata dia, air dari luapan Kali Bekasi mulai masuk kepermukiman warga. Saat ini, petugas gabungan sudah mulai mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.
"Ada 80 KK yang kami mulai evakuasi, masih ada ratusan warga yang masih bertahan," katanya.
Baca juga: Terendam Banjir 1,2 Meter, Warga Pondok Hijau Bekasi Memilih Bertahan
Petugas BPBD sudah mendirikan tenda posko banjir disekitar lokasi untuk menampung warga yang dievakuasi. Sebelumnya, tanggul perumahan tersebut rebah dengan panjang sekitar 60 meter. Akibatnya, ketinggian tanggul berkurang 2 meter.
Padahal, tanggul ini berperan krusial untuk mencegah Kali Bekasi melimpas ke wilayah perumahan yang langganan jadi titik terdalam banjir di Bekasi itu. Apalagi, dikhwatirkan banjir besar terjadi kembali seperti tahun - tahun sebelumnya mencapai 6 meter.
(Awaludin)