Gara-Gara Kirim Foto Tanpa Busana, Guru Cantik Diperas Teman Facebook-nya

Era Neizma Wedya, iNews · Sabtu 20 Februari 2021 08:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 610 2365265 gara-gara-kirim-foto-tanpa-busana-guru-cantik-diperas-teman-facebook-nya-dem3xb3tGF.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

PALEMBANG - Seorang guru cantik berinisial Y (49) menjadi korban pemerasan oleh teman yang dikenal dari facebook. Korban diminta menyerahkan uang dengan ancaman foto tanpa busananya yang telah dikirimkannya akan disebar ke Facebook bila tidak menuruti permintaan pelaku.

Akibat pemerasan itu, sang guru mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan. Ia mengaku telah mengalami kerugian Rp1,2 juta.

Di hadapan penyidik korban menceritakan kronologi pemerasan itu bermula saat mengenal pelaku berinisial MT di Facebook. Hanya saja, Y tidak tidak mengetahui MT tinggal di mana.

Setelah mengenal pelaku di facebook, keduanya kemudian bertukaran nomor whatsapp. Setelah itu korban dan pelaku saling berkomunkasi hingga akrab. Dan karena terpancing bujuk rayu, Y mau saja diminta mengirimi foto tanpa busananya kepada MT.

"Tidak lama dari itu, pelaku malah mengancam saya akan meyebarkan foto saya di facebook kalau saya tidak menuruti kemauannya," ujar Y, kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang, Jumat 19 Ferbruari 2021.

Kemudian, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban agar fotonya tidak disebarkan. "Karena saya takut kemudian saya berikan uang Rp700 ribu dengan cara transfer kepada pelaku," katanya.

Ternyata aksi itu berlanjut, pelaku kembali meminta uang sebesar Rp500 ribu. "Saya kembali kirimkan lagi," ungkapnya.

Baca Juga : Ironi Kompol Yuni, Berprestasi Berantas Narkoba Malah Jadi Pemakai Barang Haram

Baca Juga : Kisah Pierre Tendean Kecelakaan dengan Motor Ducati di Demak

Lantaran aksinya berhasil, pelaku kembali meminta uang sehingga korban takut dan memutuskan mengadu kepada keluarganya mengenai kejadian tersebut. Akhirnya korban ditemani keluarganya membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang.

Sementara itu laporan UU ITE yang dialami korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, untuk selanjutnya laporan korban akan diteruskan ke Unit Reskrim Polrestabes Palembang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini