Dapat Rezeki Nomplok dari Kilang Minyak, Warga Tuban Ini Ogah Borong Mobil

Agregasi Solopos, · Senin 22 Februari 2021 06:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 519 2365973 dapat-rezeki-nomplok-dari-kilang-minyak-warga-tuban-ini-ogah-borong-mobil-aL2LOTrbb1.jpg Warga Tuban, Tain (foto: ist)

TUBAN - Warga satu kampung di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur membuat heboh jagat dunia maya. Pasalnya, warga disana membeli ratusan mobil baru dari hasil ganti rugi lahan yang mereka jual untuk proyek kilang minyak.

Namun, hal berbeda ditunjukkan salah satu warga Desa Sumurgeneng, yaitu Tain (38). Ia memilih tidak membeli mobil walaupun mendapatkan uang ganti rugi dari proyek kilang minyak tersebut.

"Saya belum beli dan belum ada rencana, tapi saudara-saudara saya sudah beli semua. Kalau dapat berapa jumlahnya (uang ganti rugi) ya alhamdulillah banyak. Tapi mohon maaf berapa angkanya saya nggak mau ngomong," kata Tain seperti dilansir dari Solopos.com.

 Baca juga: Heboh Warga Tuban Borong 176 Mobil Baru, Dealer Ini Kecipratan Rezeki

Menurutnya, ia sendiri yang merekam aksi warga memborong mobil yang viral di Tiktok itu. Video itu sebenarnya dia unggah di akun Facebook pribadinya. Namun diunggah ulang oleh orang lain di Tiktok. Ia juga menuturkan, mereka yang membeli belasan mobil itu masih ada ikatan saudara.

"Itu ceritanya yang ngambil uangnya di PN, terus beli berkelompok rombongan. Mereka masih famili orang tua saya, untuk semua yang rombongan 17 mobil kemarin Minggu itu. Belinya pokoknya langsung di pabriknya infonya kayak gitu," pungkasnya.

Baca juga:  Selain Borong Mobil, Warga Satu Desa di Tuban Beli Tanah dan Renovasi Rumah

Sebelumnya, Kepala Desa Sumurgeneg, Kecamatan Jenu, Gianto, mengatakan, mobil yang dibeli warganya berjumlah 176 unit. Dia mengaku hampir tiap rumah di desa yang dia pimpin membeli mobil baru begitu mendapatkan uang penjualan tanah. Dia juga menyebut rata-rata warga mendapat uang ganti rugi senilai Rp8 miliar.

Gianto melanjutkan, pembelian mobil warga tersebut dilakukan secara berkelompok. Karena itu, merek mobil yang dibeli juga seragam. Pembelian mobil tersebut dilakukan sesaat setelah warga mengambil uang ganti rugi lahan melalui konsinyasi.

Ditambahkannya, di Desa Sumurgeneng ini ada sekitar 280 warga atau pemilik lahan yang terdampak proyek pembangunan kilang minyak. Semua warga telah setuju lahannya di jual untuk pembangunan proyek nasional tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini