Share

Hungaria Jadi Negara Eropa Pertama Gunakan Vaksin Covid-19 Buatan China

Agregasi VOA, · Kamis 25 Februari 2021 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 18 2367978 hungaria-jadi-negara-eropa-pertama-gunakan-vaksin-buatan-china-XE7s0fzEAf.jpg Vaksin Sinopharm (Foto: Reuters)

HUNGARIA - Para dokter di Hungaria mulai melakukan imunisasi vaksin Covid-19 yang dikembangkan di China pada Rabu (24/2).

Ini menjadikannya sebagai negara pertama di Eropa yang menggunakan vaksin Sinopharm.

Dokter-dokter di negara itu diperintahkan untuk memberikan suntikan Sinopharm pada pasien lanjut usia (lansia).

Di Budapest, Dr. Zoltan Komaromi mulai menginokulasi vaksin Sinopharm meskipun ia secara pribadi prihatin dengan ukuran sampel uji medisnya dan apa yang menurutnya sebagai tekanan pejabat-pejabat pemerintah untuk menyetujui penggunaan vaksin itu.

“Ada ketidakpercayaan. Ini dikarenakan para politisi tidak bicara jujur tentang vaksinasi ini. Sikap resmi juga kacau. Merupakan hal yang aneh, bagi publik sekali pun, ketika menteri luar negeri dan perdana menteri secara efektif menyerukan pejabat berwenang untuk menyetujui vaksin Sinopharm ini,” kata Zoltan.

(Baca juga: Pecah Rekor, Lebih dari 23 Ton Kokain Disita di Negara Ini)

Vaksin Sinopharm ini menambah jumlah vaksin yang kini digunakan di Hongaria menjadi lima, termasuk vaksin yang dikembangkan Rusia, Sputnik-V. Jumlah ini melebih jumlah vaksin yang digunakan negara-negara Eropa lain.

Tetapi agar pilihan vaksin yang telah diperluas ini bisa dimanfaatkan sepenuhnya, para pejabat berupaya meningkatkan kepercayaan publik pada vaksin yang diproduksi di negara-negara Timur.

(Baca juga: Perusahaan Pertambangan Menyesal Hancurkan Situs Keramat)

Pemerintah Hongaria telah mengkritik tajam kecepatan program pengembangan vaksin Uni Eropa. Negara ini berupaya membeli dosis vaksin dari negara-negara seperti China dan Rusia, meskipun jajak pendapat menunjukkan tingkat kepercayaan warga Hongaria terhadap vaksin-vaksin buatan negara itu rendah.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini