Share

"Tornado Nyamuk" Menjulang Tinggi ke Langit Kejutkan Para Pengendara

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 26 Februari 2021 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 18 2368777 tornado-nyamuk-menjulang-tinggi-ke-langit-kejutkan-para-pengendara-DxtqDvBVaF.jpg Pengendara terkejut melihat segerombolan nyamuk mirip tornado (Foto: Newsflash)

ARGENTINA – Para pengendara di jalanan Argentina dikejutkan saat menemukan segerombolan nyamuk menciptakan formasi mirip tornado yang menakutkan menjulang tinggi ke langit.

Fenomena tak biasa ini direkam oleh seorang pengemudi di Route 74 antara Jenderal Madariaga dan Pinamar di Argentina. Rekaman menunjukkan “tornado” gelap yang besar menjulang di langit jauh di atas jalan dari pengendara tersebut.

Bentuk kumpulan nyamuk ini seperti menara yang sangat besar setinggi ratusan meter. Namun setelah diamati lebih dekat, seluruh strukturnya terbuat dari nyamuk.

“Ini semakin besar dan semakin besar, saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya,” ujar seorang pengendara dalam rekaman video.

Penampakan formasi aneh mirip angin puyuh itu terjadi setelah wilayah Buenos Aires Argentina diserbu oleh nyamuk.

(Baca juga: Covid-19 Varian California 11 Kali Lebih Mematikan Daripada Strain Afrika Selatan)

“Hujan deras menyebabkan banjir yang mengakibatkan genangan air yang besar sehingga nyamuk betina bertelur,” terang Peneliti di Center for Parasitological and Vector Studies (CEPAVE) Juan Jose Garcia, kepada media lokal.

Dia mengatakan hal ini sering mengakibatkan lahirnya 'sejumlah besar' serangga yang 'menyerang kota'.

Meski jumlah serangga sangat banyak, Garcia mengatakan nyamuk-nyamuk ini tidak menimbulkan ancaman bagi manusia tetapi berpotensi mengganggu aktivitas pertanian.

Karena itu, dia menjelaskan tidak perlu ada tindakan yang diperlukan untuk menangani serangga dalam jumlah besar.

Namun dia menyarankan agar orang-orang perlu mengawasi dalam 15 hari ke depan. Setelah jangka waktu ini, serangga akan mulai mati.

(Baca juga: FBI Selidiki Penampakan UFO Usai Terima Laporan Maskapai Penerbangan)

Terlepas dari saran Garcia, banyak penduduk setempat telah meminta pihak berwenang untuk membasmi hama terbang itu.

Direktorat Zoonosis Pinamar pun langsung menanggapi permintaan tersebut. Mereka mengklaim pengasapan tidak akan efektif karena hanya akan membunuh sebagian kecil dari populasi nyamuk di daerah tersebut.

“Fumigasi membawa serta risiko memasukkan bahan kimia beracun ke dalam rantai makanan yang akan berdampak pada predator alami serangga,” ungkap seorang juru bicara direktorat.

“Karena masalah lingkungan ini, pemerintah kota 'mencadangkan fumigasi untuk kasus-kasus ekstrim di mana ada ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat umum,” lanjutnya.

Selain itu, penduduk setempat didorong untuk menggunakan obat nyamuk, memastikan jendela mereka memiliki kelambu berkualitas baik, dan menjaga sumber air tetap tertutup saat tidak digunakan.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini