Densus 88 Gerebek Persembunyian Terduga Teroris di 4 Daerah, Sejumlah Orang Ditangkap

MNC Portal, · Jum'at 26 Februari 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 519 2369070 densus-88-gerebek-persembunyian-terduga-teroris-di-4-daerah-sejumlah-orang-ditangkap-Xh8xu00FRv.jpg Foto: Antara

SURABAYA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Mabes Polri melakukan penangkapan sejumlah terduga teroris di Jawa Timur (Jatim), Jumat (26/2/2021).

(Baca juga: Cegah Terjadi Konflik, Putra-Putri Papua Didorong Menjadi TNI -Polri)

Densus 88 juga mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat aksi terorisme di 4 daerah. Yaitu Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Kota Malang.

"Jadi benar, dari Densus 88 Mabes Polri telah melakukan penangkapan terhadap beberapa terduga teroris di Jawa Timur yaitu di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (26/2/2021).

(Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Tiga Daerah Kalbar)

Kendati demikian, Gatot tidak menjelaskan jumlah terduga teroris yang diamankan. Karena saat ini Tim Densus 88 Antiteror Polri masih melakukan pendalaman dan pengembangan. "Masih pendalaman. Kami juga belum dapat petunjuk apakah terduga teroris yang ditangkap akan langsung dibawa ke Jakarta atau tidak," katanya.

Sebelumnya, seorang terduga teroris berisinial AIH ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri di sebuah rumah di Jalan Medokan Sawah No. 121, Rungkut, Surabaya, Jumat.

Dari penangkapan itu, Tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan sejumlah barang bukti seperti panah, samurai serta alat-alat tinju atau taekwondo.

Sedangkan di Mojokerto, Densus 88 mengamankan seorang terduga teroris dari rumah kos di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), saat akan salat Jumat, Jumat (26/2/2021) sore. Teman satu kos korban terduga teroris itu juga turut diamankan.

Penangkapan dilakukan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di rumah indekos Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat siang sekitar pukul 11.30 WIB. Pascapenangkapan terduga teroris, petugas dari Polsek dan Koramil serta kecamatan datang ke lokasi untuk mengamankan TKP. Seluruh warga sekitar dilarang untuk mendekati lokasi.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini