Pemerintah Jepang Minta China Setop Tes Anal untuk Deteksi Covid-19

Antara, · Senin 01 Maret 2021 23:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 18 2370511 pemerintah-jepang-minta-china-setop-tes-anal-untuk-deteksi-covid-19-C6w959QsRZ.jpg Seorang warga diambil sampel lendirnya oleh petugas medis di Beijing, China, dalam tes asam nukleat Covid-19 (Foto: Antara)

TOKYO - Pemerintah Jepang meminta Beijing, China berhenti melakukan tes usap anal untuk mendeteksi Covid-19 terhadap warga Jepang. Sebab, prosedur tersebut menyebabkan luka psikologis.

Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan, pemerintah belum menerima tanggapan bahwa Beijing akan mengubah prosedur pengujian. Jadi, Jepang akan terus meminta China untuk mengubah cara pengujian.

"Beberapa orang Jepang melaporkan ke kedutaan kami di China bahwa mereka menerima tes usap anal, yang menyebabkan rasa sakit psikologis yang hebat," kata Kato dalam konferensi pers menukil Reuters, Senin (1/3/2021).

Tidak diketahui berapa banyak warga Jepang yang menjalani tes virus corona seperti itu, kata dia. Baca Juga: China Bantah Haruskan Diplomat AS Jalani Tes Usap Anal Covid-19

Beberapa kota di China menggunakan sampel yang diambil dari anus untuk mendeteksi potensi infeksi Covid-19 saat China meningkatkan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada orang yang berpotensi membawa virus tersebut.

Kementerian Luar Negeri China membantah bulan lalu bahwa diplomat Amerika Serikat di negara itu diminta untuk melakukan tes usap anal untuk deteksi Covid-19, menyusul laporan media bahwa beberapa orang mengeluhkan prosedur tersebut.

Baca Juga: Sempat Terkendala Ketegangan Diplomatik, Properti Konsulat AS di Hong Kong Dijual Rp4,6 Triliun

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini