Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

SBY Tak Berkeringat Dirikan Partai, Demokrat: Nyanyian Sumbang Orang Dipecat!

Kiswondari , Jurnalis-Senin, 01 Maret 2021 |20:06 WIB
SBY Tak Berkeringat Dirikan Partai, Demokrat: Nyanyian Sumbang Orang Dipecat!
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA – Partai Demokrat angkat bicara terkait beredarnya video maupun pesan teks dari mantan kader yang baru saja dipecat, Jhoni Allen Marbun, maupun kader senior Partai Demokrat. Bahkan beberapa di antaranya menyerang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

(Baca juga: Beberkan 'Dosa Politik' SBY, Jhoni Allen: Rekayasa Kongres hingga Kondisikan AHY Jadi Ketum Demokrat)

Sebelumnya, Jhoni Allen beserta 6 kader lainnya yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Syofwatillah Mohzaib, Ahmad Yahya dan Marzuki Alie dipecat dari partai terkait isu kudeta yang bergulir.

(Baca juga: Ayahnya Gangguan Jiwa, Bocah Piatu Ini Digebukin dan Ditelanjangi karena Dituduh Mencuri)

"Jangan baperlah. Mereka kan bukan kader kami lagi. Jangan lagi bawa-bawa nama Partai Demokrat. Apa yang disampaikan, itu hanya nyanyian sumbang orang-orang yang kecewa karena dipecat," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, para kader ini dipecat karena tindakannya sendiri, terlibat dalam Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) dan bekerja sama dengan oknum kekuasaan melakukan abuse of power serta mencederai demokrasi Indonesia.

Dia memastikan, Partai Demokrat solid di bawah Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Para pemilik suara dan kader di pusat maupun di daerah, di akar rumput, banyak yang bersuka cita para pelaku GPK PD yang bekerja sama dengan oknum kekuasaan dipecat.

"Banyak pesan teks masuk di berbagai grup Demokrat mengenai ini. Bahkan, di Jatim ada yang cukur gundul menyampaikan rasa syukurnya," ucapnya.

Adapun SBY disebut tidak berdarah-darah membangun Partai Demokrat, menurut dia, mungkin yang bilang begitu tidak tinggal di planet Bumi dan mungkin tinggal di Mars.

"Ini namanya manipulasi sejarah kalau bilang enggak ada keringat Pak SBY mendirikan partai," ujarnya.

Herzaky menjelaskan, gagasan membentuk partai ini dimulai ketika SBY kalah dari Hamzah Haz untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan di MPR tahun 2001.

Almarhum Ventje Rumangkang kemudian menyarankan SBY mendirikan partai, Ventje menyampaikan bahwa banyak orang yang menginginkan SBY menjadi pemimpin nasional, termasuk menjadi wakil presiden.

Namun, sambung dia, realitas politik tak memungkinkan lantaran SBY ketika itu tak mempunyai partai. Setelah berdiskusi dengan almarhum Ani Yudhoyono, SBY kemudian mengamini usulan Ventje.

SBY pula yang kemudian menciptakan nama, logo, bendera, mars, hingga manifesto politik Partai Demokrat hingga akhirnya partai ini pun didirikan pada 9 September 2001, mengambil tanggal yang sama dengan hari ulang tahun SBY pada tanggal 9 bulan 9. Begitu pula dengan pemilihan jumlah deklarator pendiri partai sebanyak 99 orang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement