Kekerasan tersebut memaksa banyak warga bersembunyi sementara beberapa telah meninggalkan negara itu. Sebagian besar serangan terjadi di Kabul, ibukota Afghanistan.
Pemerintah Afghanistan dan para pejabat AS menuduh Taliban berada di balik kekerasan itu, tuduhan yang terus-menerus dibantah oleh kelompok pemberontak itu.
Serangan terbaru itu terjadi ketika utusan khusus Amerika untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, kembali ke Kabul minggu ini dalam upaya memajukan proses perdamaian di Afghanistan.
Khalilzad dilaporkan telah ditugaskan oleh Presiden Joe Biden untuk merundingkan kembali kesepakatan Februari 2020 dengan Taliban yang mengharuskan 2.500 tentara Amerika ditarik dari negara itu selambatnya 1 Mei 2021.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.