Terkait Perjanjian Nuklir, Presiden Iran Tuntut AS Bertindak

Agregasi VOA, · Kamis 04 Maret 2021 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 18 2372280 terkait-perjanjian-nuklir-presiden-iran-tuntut-as-bertindak-XR2OPfrWYs.jpg Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: Reuters)

TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu (3/3/2021), menuntut Amerika Serikat (AS) bertindak terkait kesepakatan nuklir. Ia menyatakan "bicara saja tidak cukup."

Pakta nuklir itu, yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA), disepakati oleh Iran dan enam negara kuat pada 2015. Iran berkomitmen membatasi program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi dari AS dan negara lain.

BACA JUGA: Iran Tolak Pembicaraan dengan AS dan UE untuk Kembali ke Perjanjian Nuklir 2015

Iran belum lama ini meningkatkan pelanggarannya terhadap pakta itu dalam upaya yang nyata untuk meningkatkan tekanan terhadap Presiden Amerika Joe Biden, sementara masing-masing bersikeras bahwa pihak yang lain harus bergerak lebih dulu.

BACA JUGA: Biden Tak Akan Cabut Sanksi AS Terhadap Iran

Mantan Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan itu pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi Amerika, memaksa Iran mulai melanggar komitmennya.

"Ini bisa dilakukan dalam satu atau dua hari. Jika ada komitmen yang serius, pekerjaan ini bisa dilakukan minggu ini," cetus Rouhani.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini