Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 50 Kali sejak Dini Hari

Suharjono, Koran SI · Jum'at 05 Maret 2021 07:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 510 2372655 gunung-merapi-muntahkan-lava-pijar-50-kali-sejak-dini-hari-xdw0MEFr7R.jpg Gunung Merapi (Foto: BPPTG)

YOGYAKARTA - Gunung Merapi masih terus melakukan aktivitas vulkanik yang tergolong tinggi. Sejak Jumat 5 Maret 2021 dini hari, teramati terjadi luncuran lava pijar sebanyak 50 kali.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, aktivitas vulkanik gunung Merapi hingga kini masih tinggi. Bahkan, setelah beberapa waktu terjadi penurunan aktivitas, beberapa hari terakhir aktivitas kembali naik.

"Kami mencatat selama enam jam sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB teramati 50 kali guguran lava pijar, " terangnya, Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,3 Km

Untuk jarak luncur,Hanik menjelaskan masih aman dan di bawah rekomendasi. Jarak luncur maksimal untuk lava pijar sejak dini hari sejauh 1.200 meter menuju arah barat daya.

Untuk asap kawah, teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Secara kegempaan, terjadi 53 kali gempa guguran, 3 kali gempa hembusan, satu kali gempa fase jauh, satu kali gempa vulkanik dangkal serta 3 kali gempa tektonik jauh.

Sebelumnya dalam dua jam sejak pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB malam tadi, gunung api teraktif di Indonesia ini kembali semburkan awan panas atau dikenal dengan wedus gembel sebanyak tiga kali.

Baca Juga: Butuh Puluhan Tahun untuk Pemulihan Hutan Terdampak Erupsi Merapi

Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.00 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 126 detik, estimasi Jarak luncur 1300 m ke arah Barat Daya. Kemudian, awan panas kembali terjadi pada pukul 21.36 WIB.

Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 145 detik dengan jarak luncur mencapai 1500 meter arah barat daya. Awan panas kembali terjadi pada pukul 21.42 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 126 detik. Jarak luncur berkisar 1300 meter ke arah barat daya.

Meskipun intensitas vulkanik tinggi, namun belum ada perubahan status Merapi. "Merapi masih status siaga atau level III. Jarak aman lebih dari 5 jam dari puncak, " pungkas Hanik. 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini