Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Konflik Demokrat, AHY Disarankan Baca Sejarah soal Kudeta PDIP

Rakhmatulloh , Jurnalis-Senin, 08 Maret 2021 |08:11 WIB
Konflik Demokrat, AHY Disarankan Baca Sejarah soal Kudeta PDIP
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) di Sumatera Utara menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko sebagai Ketua Umum adalah sabotase. Terlebih bila Kemenkumham mengakui hasil KLB tersebut .

"Maka saat itu kita sedang menyaksikan betapa buruknya tata kelola politik parpol (partai politik-red)," ujar Dedi saat dihubungi, Senin (8/3/2021).

Dedi menuturkan, ada dua hal untuk mencermati kecenderungan politik yang menjadikan Moeldoko sebagai Ketum versi KLB. Pertama, jika pemerintah diam atas sabotase ini, publik menilai ada restu dari pemerintah. Terlebih jika terbukti Moeldoko adalah tokoh yang mengambil alih Demokrat melalui KLB.

Kedua, kata, Dedi, kondisi ini mengingatkan pada konflik PDI Perjuangan (PDIP) di masa silam, yakni saat partai itu 'disabotese' kubu Suryadi yang kemudian memunculkan kemenangan Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga : Kisruh Demokrat, Presiden Jokowi Diminta Tindak Moeldoko

"Untuk itu, AHY perlu membaca sejarah PDIP dan mereplikasi bagaimana Megawati melakukan perlawanan pada masa itu," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement