"Puji syukur kepada Allah Ta'ala sahabat saya menjadi dan memimpin PPP. Selain doa, saya siap kok bantu. Kita harus melihat ke depan supaya PPP tetap eksis di dunia politik dan manfaat untuk umat," ucapnya.
Baca Juga : Gelar Rapimnas, PPP Konsolidasi Jelang Pemilu 2024
"Jangan sampai kita ini sudah bersatu, saya sudah bersatu dengan beliau (Suharso) terus manfaat buat PPP-nya kurang. Jadi ini tantangan ke depan. Insya Allah dengan doa kiai di Indonesia PPP bisa kembali jaya," tutur Djan Faridz.
Sebagaimana diketahui, PPP pernah dilanda dualisme kepengurusan, yaitu pimpinan Romahurmuziy dan Djan Faridz. Kedua kubu saling menempuh jalur hukum untuk membuktikan bahwa kepengurusannya yang sah.
Baca Juga : Buka Rapimnas PPP, Suharso Monoarfa Berduka Cita atas Meninggalnya Habib Hasan Mulachela
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.