Sedang terkait dengan ancaman golok oleh H Ruli, Herry enggan membeberkan. Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat pagarnya roboh diterjang banjir. Saat itu, Ruli hendak memperbaiki pagarnya yang roboh.
"Untuk memperbaikinya, Pak Ruli datang ke sini, termasuk dengan membawa alat untuk merapihkan. Saat itulah dia bertemu dengan Bu Yanti, ditanyakan dijawab tidak tahu apa-apa. Itu yang bikin kesal. Setelah itu saya tidak tahu lagi," pungkasnya.
Sementara itu, istri almarhum Munir, Hadiyanti yang ditemui disela pembongkaran pagar mengatakan, saat beli lelang, depan jalan yang dipagar itu bertuliskan fasum. Sesuai dengan data dari BPN. Dia membantah, memasukan tanah itu untuk dijual.
"Ya, pernah mau dijual. Tetapi, kita jual karena faktor sertifikat, seluas 1080 meter persegi. Pasti ada jalan gak mungkin gak ada jalan. Disertifikat, di depan jalan itu tulisannya fasum. Itu data BPN," tukasnya
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.