Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tinjau Vaksinasi Guru di Makassar, Jokowi Harap Ada Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Fahreza Rizky , Jurnalis-Kamis, 18 Maret 2021 |14:54 WIB
Tinjau Vaksinasi Guru di Makassar, Jokowi Harap Ada Uji Coba Sekolah Tatap Muka
Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi massal untuk 500 guru di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (18/3/2021). Dengan adanya vaksinasi tenaga pendidik, Kepala Negara berharap akan ada uji coba kegiatan belajar mengajar tatap muka secara terbatas di wilayah tersebut.

"Sore hari ini saya berkunjung ke Makassar untuk melihat vaksinasi yang di lakukan, di sini semua adalah guru, ada 500-an para guru yang divaksin dari total delapan ribu," kata Jokowi sebagaimana dilihat dalam YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Jokowi, bila seluruh guru yang ada di Makassar telah divaksin, maka nanti akan ada uji coba kegiatan belajar mengajar tatap muka secara terbatas.

"Kita harapakan dari total delapan ribu yang ada di Makassar apabila semuanya sudah selesai kita harapkan nanti akan ada uji coba tatap muka terbatas," ucapnya.

Baca Juga: Strategi Anies dalam Melaksanakan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

"Dan kemudian di bulan Juli juga akan dilakukan lagi untuk masuk ke sekolah, tapi dengan program tatap muka terbatas. Dari situlah nanti kita evaluasi apakah bisa dilakukan tatap muka penuh mungkin pada bulan-bulan setelah itu," tambah Jokowi.

Jokowi telah menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat vaksinasi massal di daerah-daerah. Dengan kecepatan ini diharapkan laju penularan virus corona dapat dikurangi semaksimal mungkin.

"Kita berhararap proses vaksinasi tak hanya di Provinsi Sulsel, Makassar, tapi juga di provinsi lain, saya sudah perintahkan secepatnya sesegera mungkin melakukan vaksinasi utamanya pada lansia, petugas publik, agar proses vaksinasi ini semakin hari semakin cepat dan banyak sehingga kita harapkan bisa mengurangi laju covid yang ada di negara kita," pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement