Pesepeda Jatuh ke Sungai, Meninggal Usai Kepala Membentur Batu

Bramantyo, Okezone · Kamis 18 Maret 2021 20:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 512 2380199 pesepeda-jatuh-ke-sungai-meninggal-usai-kepala-membentur-batu-DOD7W5pfb9.jpg Foto: Bramantyo

KARANGANYAR - Warga Dukuh Jatikuwung Lor RT 05/05 Desa Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar dikejutkan teriakan minta tolong dari arah sungai yang ada di desa tersebut.

Kasubag Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko mengatakan sekira pukul 8.19 WIB, salah satu warga bernama Sainem (42) mendengar teriakan minta tolong.

Setelah ditelusuri ternyata teriakan yang samar-samar terdengar oleh Sainem itu berasal dari arah sungai.

Karena merasa penasaran, Sainem pun akhirnya memutuskan untuk mendekati lokasi kejadian teriakan minta tolong.

"Saat tiba di lokasi kejadian, Saksi melihat ada sosok pria tertelungkup diatas bebatuan. Karena takut, Sainem pun memberitahukan pada saksi lainnya, Sugeng Santoso,"papar Agung, Kamis (18/3/2021).

Setelah mendengar cerita dari Sainem, Sugeng bersama warga lainnya memutuskan untuk melihat langsung ke lokasi kejadian. Ternyata, apa yang diceritakan oleh Sainem itu benar adannya.

"Dan Sugeng pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan pada polisi apa yang telah dilihatnya,"ujarnya.

Tanpa menunggu waktu lagi, polisi langsung menuju kelokasi kejadian perkara. Setelah diperiksa, korban yang diketahui bernama Sumardi, Warga Dukuh Nusukan, Banjarsari, Solo ini sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Dari Pemeriksaan luar, tak ditemukan adannya tanda-tanda kekerasan. Korban terjatuh dari jembatan ke sungai dengan ketinggian 4 meter dengan lebar sungai 2 meter. Posisi Korban dari Jembatan tiga meter dan saat ditemukan dalam keadaan tertelungkup,"jelasnya.

Dugaan, korban meninggal setelah kepala korban membentur batu pondasi jembatan saat terjatuh dari atas jembatan.

"Sejumlah barang bukti seperti 1 buah handphone, sepeda MTB merk Polygon, uang Tunai Rp.780.000, SIM C, STNK serta KTP atas nama Sumardi ditemukan dilokasi kejadian,"paparnya.

Atas permintaan keluarga yang menolak jenazah korban di autopsi, setelah anaknya membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pada pihak manapun, polisi mengijinkan keluarga untuk membawa pulang jenazah Sumardi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun MNC Portal, korban berstatus sebagai seorang guru berstatus PNS dan mengajar disalah satu SMK di Solo ini mengalami kecelakaan saat tengah bersepeda, sebelum akhirnya ditemukan terjatuh dibawah jembatan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini