Polisi Tangkap Komplotan Pembobol ATM Bermodus Cabut Listrik

INews.id, · Kamis 18 Maret 2021 05:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 525 2379609 polisi-tangkap-komplotan-pembobol-atm-bermodus-cabut-listrik-oZOpEz8YnC.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

CIREBON - Satuan Reskrim Polres Cirebon Kota menangkap komplotan pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM), dengan modus baru yaitu dengan mencabut listrik saat uang keluar di mulut ATM.

Petugas menangkap dua pembobol ATM berinisial H dan W, diketahui keduanya sudah melancarkan aksinya tidak hanya di Cirebon, namun juga di sejumlah wilayah.

"Tersangka yang kita tangkap berinisial H dan W," kata Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ali Rais di Cirebon.

Baca juga:  Kawanan Pembobol Mesin ATM Lintas Provinsi Ditangkap

Ali mengatakan, dua tersangka pembobol mesin ATM ini menjalankan aksinya ketika keadaan sekitar sepi. Sehingga mereka dengan leluasa melakukan aksi kejahatannya.

Baca juga: Polisi Ringkus Pencuri Kartu ATM yang Kuras Uang Rp5 Juta di Surabaya

Menurutnya, modus yang digunakan dua tersangka itu, dengan memasukkan kartu ATM ke mesin, kemudian mengambil uang dengan nominal Rp2 juta. Setelah mesin ATM memproses uang yang akan diambil, lanjut Ali, salah seorang tersangka kemudian mencabut aliran listrik.

"Sehingga mesin ATM itu mati dan setelah itu tersangka mengambil uang yang sudah berada di mulut mesin ATM," tuturnya.

Modus yang dilakukan kedua tersangka, kata Ali, memang masih bisa dikatakan baru. Karena keduanya tidak menggunakan kartu ATM-nya sendiri.

Saat ini kasusnya masih dalam pengembang kepolisian, terutama ada dugaan dilakukan juga di daerah lain.

"Tersangka sudah melakukan aksi kejahatannya sudah di beberapa daerah lain," ujarnya.

Dari kedua tersangka lanjut Ali, pihaknya menyita beberapa barang yang dijadikan sebagai alat bukti di antaranya empat kartu ATM, satu tongkat eksis (tongsis) yang telah dimodifikasi, tang, obeng dan lainnya.

"Akibat perbuatannya dua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurangan penjara paling lama tujuh tahun," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini