Terjaring Razia Prokes, 3 Bule di Bali Tak Bisa Bayar Denda Rp1 Juta

Mohamad Chusna, Sindonews · Senin 22 Maret 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 244 2381967 terjaring-razia-prokes-3-bule-di-bali-tak-bisa-bayar-denda-rp1-juta-kzpmTzNt4P.jpg Bule di Bali terjaring razia protokol kesehatan. (Foto : iNews/Mohamad Chusna)

DENPASAR - Warga negara asing (WNA) terjaring razia protokol kesehatan (prokes) di Bali. Dari 5 bule yang terjaring, hanya 2 orang yang sanggu membayar denda administrasi sebesar Rp1 juta.

"Ada dua WNA yang dikenai sanksi denda administratif masing-masing Rp1 juta," kata Kepala Satpol PP Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, Senin (22/3/2021).

Kedua bule itu adalah Atkin Scot Andrew dari Australia dan Sami Mkana asal Lebanon. Keduanya terjaring razia prokes yang digelar di Jalan Kayuaya, Seminyak, Kuta, Minggu (21/3/2021) malam.

Dalam razia, ada tiga bule yang terjaring dan tidak bisa membayar denda. Mereka adalah

Sergei asal Ukraina, Peter Reto asal Swis dan Ermogenous dari Siprus. Mereka pun diberikan surat panggilan.

Sementara ada pula empat bule yang kena teguran lisan karena mengenakan masker tidak benar. "Untuk WNI ada yang bayar denda Rp100 ribu, tidak bisa membayar dan kena tegur masing-masing satu orang," ucap Dharmadi.

Sebagaimana diketahui, aturan baru dikeluarkan kepada WNA di Bali yang melanggar prokes melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 10 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Pengendalian COVID-19 dalam Tatatan Kehidupan Era Baru.

Baca Juga : Nongkrong di Tempat Hiburan Malam, Kasat Reskrim Polres Sikka Terjaring Razia Gabungan

Pergub itu mengatur sanksi untuk bule yang masih berani melanggar prokes, mulai denda Rp1 juta hingga pengusiran ke negara asalnya alias deportasi.

Baca Juga : Kesadaran Lansia di Jakarta untuk Ikut Vaksinasi Covid-19 Sangat Rendah

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini