5 Pelaku Pembacokan terhadap Juru Parkir di Serang Ditangkap, 3 Terpaksa Ditembak

Teguh Mahardika, Koran SI · Rabu 24 Maret 2021 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 340 2383402 5-pelaku-pembacokan-terhadap-juru-parkir-di-serang-ditangkap-3-terpaksa-ditembak-kY4X6UM9pH.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

SERANG - Lima pelaku pembacokan terhadap juru parkir dan pedagang di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, ditangkap polisi. Mereka ditangkap di Lampung, tepatnya Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pasawaran, pada Selasa (23/3/2021) malam.

Diketahui, pembacokan di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang terjadi pada Sabtu (20/3/2021) sekira pukul 21.30 WIB. Juli (23) mengalami luka robek di bagian tangan kanan dan Ahmad Setiadi alias Acil (26) meninggal dunia lantaran mengalami luka robek di bagian tangan kiri dan pipi.

Para tersangaka yang berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya, yaitu Ega, Aput alias Emput, Nana alias Bauk, Hamdan alias Bajing, dan Jahidi alias Jibul.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP M Nandar mengatakan, para pelaku tercatat sebagai residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), judi, dan narkoba.

"Ditangkap kemarin Selasa (23/3/2021). Langsung kami bawa ke Polres untuk diproses hukum. Para tersangka merupakan residivis curanmor, judi, dan narkoba," katanya saat ekspose, Rabu (24/3/2021).

Ia menerangkan, para tersangka kabur setelah melakukan tindakan kriminal ke Lampung dengan menggunakan kendaraan umum. Mereka bersembunyi di rumah tersangka Nana.

Namun pada saat penangkapan, sebagian tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran melakukan perlawanan dan mencoba untuk kabur.

"Aput, Nana, Jibul saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan untuk melarikan diri. Sehingga kami melakukan tindakan terukur. Hamdan dilakukan penangkapan tanpa perlawanan," ucapnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti golok dan sejumlah pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan pembacokan.

Baca Juga : Juru Parkir Pasar Induk Serang Tewas Dibacok secara Membabi Buta

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka dijerat Pasal 170 ayat 2 huruf e dengan ancaman penjara 12 tahun.

Baca Juga : Kronologi Anak Bacok Orangtua dan Kakek di Trenggalek, Satu Orang Tewas

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini