Mereka ke rumahnya, pintu rumahnya terkunci dari dalam. Maka pintu dibuka paksa. Tiba-tiba mereka menjerit. Mereka melihat "mayat Raden Saleh" terkapar di lantai berlumuran darah. Mereka panik.
Dalam suasana panik itu, tiba-tiba Raden Saleh muncul dari balik pintu lain. "Lukisan kalian hanya mengelabui kumbang dan kupu-kupu, tetapi gambar saya bisa menipu manusia", katanya tersenyum.
Pelukis Belanda itu malu melihat kelihaian Raden Saleh.
(Fahmi Firdaus )