Demi Hadiah Narkoba, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Sabu

Widori Agustino, iNews · Kamis 25 Maret 2021 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 340 2383917 demi-hadiah-narkoba-pria-ini-nekat-jadi-kurir-sabu-dyOqzQxUnA.jpg Polres OKU meringkus kurir narkoba, MN (Foto: Widori Agustino)

BATURAJA - Jajaran Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ulu (OKU), kembali menangkap pemasok narkoba jenis sabu-sabu di wilayah OKU. Kali ini, MN (27) warga Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pria tersebut disergap Tim Res Narkoba OKU di Jalan Poros Batumarta 2 Desa Marta Jaya Kecamatan Lubuk Raja pada Sabtu 20 Maret 2021.

Baca Juga:  Penangkapan Terduga Teroris di Islamic Village Tangerang, Warga Panik Mengira Bom

Dari hasil pengeledahan dijelaskan Kasat Narkoba Polres OKU Iptu Jatrat Tunggal MN tidak mengakui. Namun, setelah digeledah didapat enam plastik klip besar berisikan sabu-sabu.

Di hadapan polisi saat diperiksa di Mapolres OKU MN sendiri mengaku baru dua kali menjadi kurir narkoba. Ini dia lakukan lantaran dirinya kecanduan sabu-sabu dan dijanjikan hadiah sabu-sabu.

"Saya baru dua kali mengantar sabu ke Desa Lubuk Batang, saya dihadiahi 0,25 gram sabu. Itu saya pakai sendiri," kata MN, Kamis (25/3/2021).

Iptu Jatrat Tunggal menambahkan, pelaku sendiri sebagai kurir lintas kabupaten, kronologi penangkapan sendiri, ujar Iptu Jatrat, pihaknya mendapat informasi pelaku hendak melakukan transaksi mengantarkan barang haram tersebut. Lalu personel mendatangi TKP dan mengejar seseorang yang diduga membawa narkotika jenis sabu tersebut.

Baca Juga:  Arman Depari Beberkan Ciri-Ciri Narkoba Jaringan Negara Segitiga Emas

Setelah diamankan, personel menggeledah orang tersebut dan menemukan bungkusan plastik yang dibalut lakban cokelat ditemukan di dalam tas yang dibawa tersangka. Setelah dibuka plastik tersebut berisikan kristal-kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu.

"Dari tangan tersangka kami mengamankan enam bungkus plastik klip bening berisikan kristal-kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu yang dibalut dengan tisu lalu dimasukan ke dalam plastik klip bening kemudian seluruhnya dimasukkan ke dalam plastik klip besar lalu dibalut dengan plastik hitam dan dibalut lakban cokelat dengan berat kurang lebih 60 gram," tutur Iptu Jatrat.

Serta lanjutnya satu buah tas selempang berwarna hitam, satu unit handphone warna hitam dan satu unit sepeda motor. "Pelaku diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini