Fenomena itu membuat keris menjadi lebih dihargai, ketika ia mulai meminati keris pada sekitar 1996, di pedesaan masih banyak sekali terdapat keris-keris tua pada berkarat tak terurus.
Ia melihat anak-anak muda tidak hanya membersihkan keris-keris berkarat dengan cara tradisional, tetapi juga dengan cara evaporasi. Diuapkan, sehingga keris menjadi bersih luar biasa terlihat gurat lamanya.
“Karena keris dilihat sebagai investasi, tidak heran jika keris-keris berpamor Ron Kendhuru era Mataram saya beli di Madura seharga Rp 1,7 juta, sekarang ini bisa 20, 30 kali lipat harganya,” tuturnya.
Diterangkannya, antara investasi dan jualan berbeda. Perbedaanya adalah, pada dodolan (jualan), ketika membeli memang memperhitungkan untuk menjual kembali.
"Karena itu ketertarikan nilai pribadi harus juga disetimbangkan dengan selera orang banyak (pasar)," ucapnya.
Sementara pada investasi, ketika membeli memang juga memperhitungkan pertumbuhan kandungan nilainya di masa depan (future value-nya).
"Bisa dijual kalau kepepet. Bisa juga tidak pernah dijual dan tetap jadi kelangenan kita, sehingga ketertarikan pribadi menjadi pertimbangan lebih dominan," tuturnya.
"Tapi, what's wrong with dodolan Mas? Kalau tidak ada yang jualan, ya tidak ada yang bisa membeli, tidak ada yg bisa mengoleksi, bukan begitu?," tambahnya.
Baginya, jualan sepertinya sudah mewarnai hampir seluruh hidup manusia modern sebagai komunitas.
"Yang penting bukan dijadikan yang terutama, apalagi satu-satunya matra kehidupan kita saja. Moga-moga saya tidak berlebihan,"tandasnya.
Ia profesi terakhirnya dosen Departemen Filsafat Universitas Indonesia. Selama 26 tahun menggeluti dunia wartawan. 20 tahun di antaranya sebagai wartawan dan kemudian Redaktur Pelaksana harian Kompas. Berhenti jadi wartawan dan meneruskan studi filsafatnya.
Ia kelahiran Pekalongan. Mengaku ayahnya dulu adalah kolektor keris yang lebih berpaham mistik ketimbang keris sebagai hobi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.