Genangan tersebut berada di lubang yg terbuka lebar sehingga air bekas hujan menumpuk di dalamnya. Padahal saat ini cuaca sedang terik.
Kondisi serupa ditemukan di arah sebaliknya, kali ini di depan Mayapada Hospital Kuningan. Terdapat jalan berlubang dan bergelombang dengan kedalaman kurang lebih 10 sampai 15 centimeter. Pengendara terpaksa melambatkan laju kendaraannya.
Meski begitu, di sepanjang jalan ini terlihat tambalan aspal baru bekas perbaikan jalan. Namun, bekas tambalan itu juga menciptakan jalan yang tidak rata sehingga masih mengganggu kelancaran pengguna jalan.
"Tetep aja ada (tambalan) juga, kita masih loncat-loncat. Kan tetep ga rata," ujar Rijal (34), pengendara ojek online yang telah bekerja selama 10 tahun di kawasan ini.
(Awaludin)