JAKARTA - Dinas Bina Marga DKI Jakarta menanggapi keluhan warga terkait tambalan aspal untuk menutup jalan rusak dan berlubang di sekitar pembangunan proyek stasiun LRT Kuningan, Jakarta Selatan.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Khairul Imam mengungkapkan, aspal tersebut memang bersifat sementara.
"Ya, mohon maaf, itu memang pelayanan sementara, permanennya nanti menjelang-menjelang selesai nanti," ujar Imam saat dihubungi Media Portal Indonesia (MPI), Minggu (28/3/2021).
Baca Juga: Jalan Berlubang di Tol Arah Ciledug-Meruya, Pengendara Diminta Waspada
Imam menyatakan, penambalan jalan berlubang di kawasan ini sebatas penanganan darurat. Aspal yang digunakan pun bukan yang bersifat tahan lama atau permanen.
"Biasanya pakai Cold Mix yang aspal dingin. Kalau ngga ada ujan, mungkin bisa bertahan sebulan ya. Tapi ketika ada hujan, mungkin bertahan cuma seminggu," ucapnya.
Baca Juga: Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Tutup Jalan Rusak dengan Sofa
Menurutnya, penambalan jalan secara merata dengan aspal permanen adalah percuma karena alat-alat berat dari pembangunan proyek masih lalu lalang di kawasan ini.
Sebelumnya, jalan rusak di sepanjang Jl. Rasuna Said - Dukuh Atas dikeluhkan sejumlah pengendara. Meski terdapat bekas-bekas perbaikan dengan adanya tambalan aspal baru, pengendara tidak sepenuhnya dapat berkendara dengan nyaman.
"Tetep aja ada (tambalan) juga, kita masih loncat-loncat. Kan tetep ga rata," ujar Rijal (34) pengendara ojek online yang telah bekerja selama 10 tahun di area ini.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.