Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sekolah Tatap Muka, Mendagri Minta Pemda Keluarkan Diskresi

Dita Angga R , Jurnalis-Selasa, 30 Maret 2021 |16:32 WIB
Sekolah Tatap Muka, Mendagri Minta Pemda Keluarkan Diskresi
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pihaknya akan mendukung langkah-langkah terkait pembukaan sekolah tatap muka. Dia meminta agar kepala daerah membuat suatu diskresi terkait hal kebijakan ini.

“Saya mengharapkan rekan-rekam pemda dapat melakukan diskresi untuk melihat sekolah mana, zona mana yang dapat diterapkan pembelajaran secara langsung. Juga memberikan guidance yang jelas bekerjasama dengan terutama dinas kesehatan, satgas covid untuk betul-betul protokol kesehatan yang benar itu diterapkan, dikerjakan,” katanya Selasa, (30/3/2021).

Dia mengatakan pemda juga perlu melakukan pengawasan dalam pembelajaran tatap muka. Dia meminta pemda melibatkan pihak lain dalam melakukan pengawasan.

“Mekanisme pengawasan yang dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak tanpa bermaksud untuk menakuti anak-anak kita para peserta didik. Tapi memberikan lebih banyak cara-cara yang simpatik, edukatif kepada mereka agar bsia betul-betul menyadari pentingnya protokol kesehatan,” ungkapnya.

“Bukan hanya sekedar untuk membatasi tapi justru untuk melindungi mereka agar tidak tertular dan menularkan kepada orang lain covid-19,” lanjutnya.

Baca Juga: Sekolah Tatap Muka, Mendikbud: 1 Kelas Hanya Boleh Diisi 18 Siswa

Mantan Kapolri itu juga meminta agar pemerintah melakukan evaluasi pembelajaran tatap muka secara reguler. Menurutnya evaluasi dilakukan untuk melihat apakah kebijakan in dapat dilakukan dan dilanjutkan.

Dia mengatakan jika ada daerah pembelajaran tatap mukanya berhasil dengan baik maka otomatis akan didukung untuk memperluas pelaksanaannya.

“Tapi kalau ada daerah yang kita anggap tidak sukses, terjadi klaster penularan maka otomatis evaluasi ketat harus kita lakukan. Bila perlu memberhentikan dulu, dan kemudian memperbaiki. Dan setelah itu baru kita terapkan kembali dan kita evaluasi kembali nantinya,” pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement