Penyelidikan Terkait Penyumbatan Terusan Suez oleh Kapal Kontainer Raksasa Dimulai

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 31 Maret 2021 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 18 2387367 penyelidikan-terkait-penyumbatan-terusan-suez-oleh-kapal-kontainer-raksasa-dimulai-ux2ZXRLkxm.jpg Foto: Reuters.

ISMAILIA - Penyelidikan resmi tentang bagaimana kapal kontainer raksasa Ever Given kandas di Terusan Suez, Mesir, menghentikan pengiriman di jalur air utama global selama hampir seminggu, dimulai pada Rabu (31/3/2021), seorang pejabat kanal mengatakan kepada Reuters.

Ketua Otoritas Terusan Suez (SCA) Osama Rabie telah menyarankan kondisi cuaca, termasuk angin kencang, dan kesalahan manusia bisa berperan dalam kandasnya kapal raksasa itu pada 23 Maret. Penyelidikan akan mencakup pemeriksaan kelayakan kapal dan tindakan kaptennya untuk membantu menentukan penyebabnya, kata penasihat Rabie, Kapten Sayed Sheasha kepada Reuters.

BACA JUGA: Kapal Kontainer Sepanjang 4 Lapangan Sepakbola Kandas, Lalin Terusan Suez Terhambat

Kapten Ever Given berkomitmen untuk sepenuhnya mematuhi penyelidikan, yang akan dimulai pada Rabu, kata Sheasha.

Penyumbatan selama enam hari di Terusan Suez membuat rantai pasokan global berantakan setelah kapal sepanjang 400 meter itu macet secara diagonal di bagian selatan kanal, rute pengiriman terpendek antara Eropa dan Asia.

Insiden ini diperkirakan akan menimbulkan kesibukan klaim asuransi, dengan Lloyd's of London memperkirakan "kerugian besar", mungkin sebesar USD100 juta atau lebih, menurut ketuanya. Pemilik Ever Given, dari Jepang mengatakan belum menerima klaim atau tuntutan hukum apa pun atas penyumbatan tersebut.

BACA JUGA: Kapal Kontainer Raksasa yang Kandas Diapungkan, Lalin Terusan Suez Kembali Berlanjut

Penyelidik telah naik ke kapal, yang berada di danau yang memisahkan dua bagian kanal, pada Selasa, kata sumber kanal dan agen pengiriman.

SCA telah menjadwalkan konvoi pengiriman yang dipercepat untuk membersihkan tumpukan lebih dari 400 kapal yang dibangun di kedua ujung kanal dan di sepanjang jalurnya setelah Ever Given terdampar.

Pihaknya berharap antrian bisa dibersihkan pada akhir minggu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini