"SBY itu sudah sangat terkenal suka melakukan cara-cara preman karena dia sudah terbiasa bergaul dengan kelompok-kelompok radikal, karenanya pengambil alihan Kantor DPP Partai Demokrat oleh kubu Moeldoko itu hanyalah halusinasi SBY dan pengikutnya seperti Andi Arief yang suka sakau dan menebarkan hoax," ungkap SHE.
Lebih lanjut SHE mengatakan, pihak pengurus DPP Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Moeldoko sudah pernah mengumumkan di acara Konferensi Pers di Menteng yang dihadiri oleh banyak wartawan dari berbagai media beberapa minggu yang lalu, bahwa kantor DPP Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Dr. Moeldoko ada di Jl. Pemuda Nomor 712 Rawamangun, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.
Baca Juga: Andi Arief: Pak Moeldoko Sudah Pasang Kuda-Kuda Mau Cuci Tangan
Menurutnya, kantor itu yang sangat bersejarah yakni kantor yang pertama kali digunakan oleh para pengurus DPP Partai Demokrat selama 12 tahun dan yang mengantarkan SBY sebagai "penumpang baru" Partai Demokrat menjadi Presiden RI selama dua periode.
"Olehnya tema kita kali ini adalah mengembalikan Partai Demokrat pada khittah aslinya, sejak pertamakali didirikan dan tidak pernah melanggar Undang-Undang, tidak sebagaimana yang dilakukan oleh SBY yang memimpin partai dengan keluarganya sendiri dan menyingkirkan para pendiri partai dan kader-kader partainya sendiri yang kritis-kritis seperti Mas Anas Urbaningrum, Mas Mohammad Nazarudin, Pak H. Marzuki Alie, Bang Johni Allen Marbun, Pak Max Sopacua, Bang H. Darmizal dll," kata pria yang juga seorang advokat itu.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.