Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Londo Ireng Tentara Belanda Berkulit Hitam yang Suka Pakai Sepatu

Doddy Handoko , Jurnalis-Rabu, 31 Maret 2021 |06:45 WIB
Kisah Londo Ireng Tentara Belanda Berkulit Hitam yang Suka Pakai Sepatu
Tentara Belanda. (Ilustrasi/Wikipedia)
A
A
A

Dalam kurun waktu tersebut, mereka juga ikut dalam ekspedisi memadamkan “pemberontakan” di Borneo, Celebes, Bali, kepulauan Maluku dan Timor.

Menurut Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië, hingga 1892 tercatat 54 prajurit Afrika berdinas dalam pasukan KNIL.

Para prajurit Afrika ini memperoleh status sama dengan prajurit Eropa. Oleh karena itu mereka harus memakai sepatu selama bertugas. Begitu bangganya mereka, hingga saat lepas tugas, sepatu masih tetap dipakai. Namun, ada saja yang karena tak terbiasa bersepatu, masih lebih suka telanjang kaki berselimutkan lumpur.

Di antara para orang Afrika itu terdapat pangeran Ashanti, Pangeran Kwasi Boakye yang didatangkan ke Belanda sebagai ‘jaminan’ karena perjanjian antara Raja Willem I dengan Raja Ashanti.

Pangeran yang meskipun lulusan Delft dan meraih gelar ingenieur (insinyur) serta merasa sudah menjadi “Belanda”, tetap mendapatkan perlakuan diskriminatif rasial dari pemerintah Belanda.

Seperti halnya para prajurit KNIL lainnya baik pribumi maupun Eropa, para prajurit Afrika ini tinggal bersama nyai di tangsi.

Kelak, anak-anak mereka yang laki-laki akan menjadi serdadu KNIL sedangkan yang perempuan akan menjadi ibu rumah tangga. Mereka menikah dengan sesama Indo-Afrika serta juga tinggal di tangsi

Jaminan bahwa anak-anak laki mereka akan menjadi serdadu dibuktikan Pemerintah Hindia Belanda dengan mendirikan sekolah militer anak-anak pertama di Weltevreden, Batavia pada 1828.

Awalnya, sekolah militer itu khusus ditujukan untuk anak-anak Eropa dan Indo Eropa. Namun, kelak anak-anak pribumi serta Afrika diperbolehkan sekolah di sana.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement