Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri Terus Dalami Perempuan Terekam CCTV Beri Kode Sebelum Bom Meledak di Makassar

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 31 Maret 2021 |15:45 WIB
Polri Terus Dalami Perempuan Terekam CCTV Beri Kode Sebelum Bom Meledak di Makassar
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Perempuan yang terekam kamera pengawas atau CCTV di depan pintu gerbang Gereja Katedral, sebelum detik-detik peristiwa bom bunuh diri, masih didalami keterlibatannya. 

Ada dua perempuan yang terekam kamera di lokasi sekitar dan diduga mereka memberikan kode sebelum terjadinya peristiwa bom bunuh diri. 

"Itu masih didalami keterlibatan perempuan-perempuan itu di dalam peristiwa di Makassar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Pengantin Bom Makassar Tinggalkan Uang Rp2.350.000 untuk Keluarganya

Rusdi belum bisa memastikan apakah dua perempuan tersebut sudah tertangkap ketika Densus 88 melakukan penangkapan terhadap tiga orang perempuan di Makassar atau tidak. Pasalnya, saat ini masih dalam proses pendalaman. 

"Itu masih didalami semuanya," ujar Rusdi. 

Baca juga: 2 Sosok Ini Bikin Pelaku Mau Jadi 'Pengantin' Bom Bunuh Diri di Makassar

Dalam peristiwa yang terkait langsung dengan bom Makassar, Polri sudah menciduk delapan orang terduga teroris. Mereka adalah, AS, SAS, MR, AA, MM, M dan MAM, dan I. Sedangkan, L dan YSF tewas karena menjadi 'pengantin'. 

Terbaru, Densus 88 juga melakukan penangkapan terduga teroris di Tulungagung berinisial NM (45). Sementara yang di Nganjuk LAM (25).

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement