PBB: Kudeta Militer Myanmar Perburuk Perdagangan Narkoba di Mekong

Agregasi VOA, · Kamis 01 April 2021 09:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 18 2387616 pbb-kudeta-militer-myanmar-perburuk-perdagangan-narkoba-di-mekong-TGWQbaBRFG.jpg Ilustrasi narkoba (Foto: Reuters)

YANGONPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan kekacauan di Myanmar dapat menyebabkan lonjakan produksi obat terlarang narkoba di ‘Segitiga Emas’. Milisi etnis diperkirakan berusaha mencari uang dengan cepat untuk memperkuat posisi mereka di perbatasan tanpa terganggu oleh hukum akibat kudeta militer Myanmar.

Penguasa narkoba yang terikat dengan kelompok pemberontak di zona perbatasan Myanmar dengan Laos, Thailand, dan China – yang dikenal sebagai Segitiga Emas yang terkenal kejam – telah memompa jumlah sabu yang mencapai jumlah rekor di seluruh Asia Tenggara. Mereka menggelontorkan pil ‘obat gila’ yaba dan sabu-sabu yang lebih membuat ketagihan – dan mahal – ke pasar regional yang bernilai hingga sekitar USD70 miliar (Rp1.018 triliun) setahun.

Kudeta 1 Februari di Myanmar telah memicu ketidakstabilan di wilayah perbatasan di mana aliansi kompleks antara kelompok pemberontak, raja obat bius, dan afiliasi tentara Myanmar telah membuat tatanan yang tidak mengenakan, di mana pertempuran kecil dapat diatasi dengan kepentingan bersama dalam menjaga aliran uang hasil narkotika.

(Baca juga: Inggris Longgarkan Lockdown, Izinkan Pesta Pernikahan)

Namun aliansi itu berada dalam bahaya setelah tentara Myanmar – yang dikenal sebagai Tatmadaw – secara tak terduga merebut kekuasaan, menyebabkan negara itu mengalami ketidakstabilan yang parah dan mengganggu jalannya roda ekonomi karena protes pro-demokrasi menentang kekerasan militer di seluruh negeri.

Ketidakstabilan di Myanmar dapat mendorong kelompok pemberontak yang mengontrol laboratorium-laboratorium obat di Segitiga Emas untuk semakin meningkatkan produksi.

(Baca juga: Wanita Ini Telanjang di Depan Polisi Sambil Menghina, Motifnya Terungkap)

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini