Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengungkap Kemiripan Surat Wasiat Pelaku Bom di Makassar dan Penyerang Mabes Polri

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Kamis, 01 April 2021 |07:26 WIB
Mengungkap Kemiripan Surat Wasiat Pelaku Bom di Makassar dan Penyerang Mabes Polri
Surat wasita pelaku bom bunuh diri di Makassar. (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Surat wasiat yang ditinggalkan terduga teroris, baik MLA di Gereja Katedral Makassar Sulawesi Selatan maupun teroris ZA penyerang Mabes Polri, ternyata memiliki kemiripan.

Jika disimak, terdapat kemiripan isi surat kedua pelaku. Beberapa di antaranya adalah dibuka dengan permintaan maaf ke ibu. Lalu berpesan kepada orangtua agar tidak meninggalkan sholat.

Selanjutnya, bagian paling mirip adalah saat menyatakan bahwa dirinya menyayangi ibunya, ‘tapi Allah lebih menyayangi hambanya. Makanya saya tempuh jalanku sebagai mana jalan Nabi/Rasul Allah. 

Kedua pelaku juga sama-sama berpesan agar keluarganya berhenti meminjam uang di bank karena riba.

Baca juga: Tetangga Berusaha Menguatkan Keluarga ZA Pasca-Penembakan di Mabes Polri

Berikut ini surat wasiat yang dibuat oleh teroris MLA, pelaku pengeboman di depan pintu gerbang Gereja Katedral Makassar di Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada Minggu 28 Maret 2021 pukul 10.20 Wita. 

Baca juga: Wasiat Penyerang Mabes Polri untuk Keluarga: Jauhi Riba dan Jangan Ikut Pemilu!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Wasiat kepada orang yang saya cintai karena Allah

Wahai Ummy ku, minta maafka kalo ada salahku baik perilaku maupun lisanku, jangan ki lupa senantiasa beribadah kepada Allah dan jangan ki tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkanki di Surganya.

Ummy sekali lagi minya maaf ka, ku sayang sekali tapi Allah lebih menyayangi hambanya.

Makanya saya tempuh jalanku sebagai mana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan ki dan bisa ki kembali berkumpul di surga

Satu ji pesanku buat kita ummy, berhenti ambil uang bank, karena uang bank itu riba dan tidak diberkahi oleh Allah.

Ini ada uang simpananku 2.350.000 untuk bayar pinjaman di bank dan itu uang kontrak rumahku masih ada 5 bulan di karyawan laundrynya mus. 500.000/bulan na kontrakan ambil meri tiap bulan, simpan ki untuk bayar pinjaman

Pitto, minta maaf ka kalau ada salahku dek, baik itu lisanku maupun perbuatanku dulu.

Satu pesanku untuk kau dek, jaga ummy baek-baek. Kau mami bisa jaga ummy dan jangan juga malas-malasan sholat dan jangan i bergaul-gaul, fokus saja bantu ummy.

Istiqomah ki semua di jalan ini nah ummy, Pitto dan keluarga ku yang saya cintai karna Allah, semoga Allah kumpulkan ki di surga dan semua sodarahnya dan keluarga bapakku

Muh. Lukman Alfariz

Sedangkan ini adalah surat wasiat yang ditinggalkan ZA, terduga teroris yang melakukan penyerangan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru,Kota Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021) pukul 16.30 WIB.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement