Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Densus 88 Tangkap 18 Orang Terkait Bom Gereja Katedral Makassar

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 01 April 2021 |13:38 WIB
Densus 88 Tangkap 18 Orang Terkait Bom Gereja Katedral Makassar
Aparat berjaga di sekitar lokasi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulsel. (Foto : Sindo/Abdullah Nicolha)
A
A
A

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 18 orang kelompok Vila Mutiara yang diduga terkait langsung dengan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Telah diamankan sampai siang hari ini 18 yang diduga terlibat di dalam kasus Gereja Katedral di Makassar, khususnya ini kelompok Vila Mutiara," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2021).

Selain itu, dari 18 orang tersebut, salah satunya adalah W yang merupakan otak dari kejadian teror ini. Ia berperan sebagai perakit atau pembuat bom yang dibawa pengantin yakni L dan YSF ke Gereja Katedral.

"Salah satu otak pembuat bom yang digunakan untuk meledakkan saudara W ini laki-laki, telah turut diamankan," ujar Rusdi.

Rusdi memastikan, Densus 88 tak akan berhenti untuk melakukan penangkapan kepada terduga teroris yang disinyalir memiliki peran dari peristiwa bom bunuh diri itu.

Kelompok Vila Mutiara diketahui adalah kelompok kajian dan tempat yang dijadikan pertemuan dari mereka-mereka yang berafiliasi kepada jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca Juga : Pengantin Bom Makassar Tinggalkan Uang Rp2.350.000 untuk Keluarganya

"Kasus tetap dikembangkan terus, diusut. Sehingga betul-betul kelompok Vila Mutiara ini bisa dituntaskan," tutur Rusdi.

Baca Juga : Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Tulis Surat Wasiat untuk Ibu, Ini Isi Lengkapnya

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement