Indramayu Kembali Gempar, Api Berkobar di Tengah Persawahan

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 03 April 2021 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 03 525 2388799 indramayu-kembali-gempar-api-berkobar-di-tengah-persawahan-3pYhgtGyu3.jpg Api bercampur air dan lumpur menyembur dari sebuah kubangan di tengah persawahan di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. (Foto: Tangkapan Layar)

INDRAMAYU - Setelah dihebohkan oleh peristiwa kebakaran Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan, masyarakat Indramayu kembali digemparkan peristiwa semburan api di tengah persawahan.

Dalam video amatir yang direkam salah seorang warga dan viral di media sosial, tampak semburan api berkobar cukup besar dari sebuah kubangan di tengah persawahan. Tidak hanya api, kubangan itu juga menyemburkan air dan lumpur.

BACA JUGA: Kilang Balongan Kebakaran Lagi, Pertamina: Proses Pendinginan Terus Dilakukan

Terlihat dalam video, lokasi tempat terjadinya peristiwa tersebut telah dipasangi garis polisi. Tampak pula sejumlah polisi dan anggota TNI yang terus mengamati semburan api bercampur air dan lumpur itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Kubangan tersebut diduga merupakan sumur minyak tua milik PT Pertamina.

Informasi lain menyebutkan bahwa sumur minyak itu sudah terbengkalai sejalan zaman Belanda dan tiga bulan ke belakang sudah menyemburkan gas, air, dan pasir hingga lama kelamaan terbentuk seperti sumur. Adapun semburan api diketahui baru terjadi sejak dua pekan ke belakang.

BACA JUGA: 5 Fakta Kebakaran Kilang Minyak Balongan Indramayu

Belum diperoleh informasi resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa itu. Namun, sejumlah warganet mengaku khawatir kobaran api bercampur lumpur dan air itu membesar. Bahkan, ada pula warganet yang khawatir peristiwa berakibat fatal seperti semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

"Ya Allah semoga tidak ada bencana besar lagi," tulis pemilik akun Instagram @okta_vhya.

"Ya Allah semoga apinya tidak merembet," sambung Nuraisahhhh.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini