JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, siklon tropis atau sistem tekanan udara rendah yang diprediksi terjadi di wilayah Indonesia pada Senin dini hari pukul 01.00 WIB, berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Tanah Air.
(Baca juga: Banjir Dahsyat NTT, Warga Temukan Mayat di Laut Terbaring di Atas Kasur)
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, siklon tropis yang dinamakan siklon tropis Seroja ini terbentuk dari bibit siklon tropis yang diprediksi semakin menguat.
“Bibit siklon tropis sendiri memberikan dampak berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di NTT, NTB, Sulawesi Selatan , Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku, serta bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah di NTT,” ujarnya dalam jumpa pers Minggu (4/4/2021) malam.
(Baca juga: Duka Mendalam Jokowi Atas Bencana di NTT dan NTB)
Selain itu kata dia, terjadinya gelombang laut dengan ketinggian 1,25-2,5 meter di Selat Sumba bagian timur, Selat Sape, Laut Sumbawa , Perairan Sumbawa hingga Flores, Selat Wetar, Perairan Kepulauan Selayar, Perairan selatan Baubau-Kepulauan Wakatobi , Perairan Kepulauan Serata-Leti, Laut Banda bagian utara dan Laut Arafuru bagian barat.