Kembali Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibatasi 300 Orang per Hari

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 05 April 2021 21:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 525 2389848 kembali-dibuka-jalur-pendakian-gunung-gede-pangrango-dibatasi-300-orang-per-hari-L5SOZwFMil.jpg Gunung Gede Pangrango (Foto: Cianjurkab.go.id)

CIANJUR - Jalur pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali dibuka. Meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, balai besar TNGGP tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Sudah kami buka tetapi pandemi ini kuotanya diturunkan 35 persen," kata Kepala Balai Besar TNGGP, Wahju Rudianto kepada wartawan di lokasi, Senin (5/4/2021).

Baca Juga:  Gunung Gede Pangrango Kini Terlihat dari Jakarta Utara

Wahju menuturkan untuk syaratnya dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Ada empat tes untuk kesehatan seorang pendaki yaitu satu oksigen, detak jantung, suhu tubuh, penyakit bawaan.

"Itu sudah rekomendasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Cianjur yang perlu dipersiapkan oleh pendaki," jelasnya.

Wahju menambahkan, pihak TNGGP tidak menyediakan rapid test maupun swab di lokasi. Namun, hanya assesment kesehatan pendaki harus terpenuhi, apabila tidak dalam keadaan sehat tidak diperkenankan untuk mendaki.

"Kalau menunjukan gejala batuk, demam di atas 38 derajat celcius kita tidak perkenankan untuk mendaki," katanya.

Baca Juga:  Fenomena Langka, Gunung Gede Pangrango Terlihat Jelas dari Cipayung

Bagi para pendaki bisa reservasi melalui situs resmi Gunung Gede Pangrango tiga hari sebelum mendaki. Kuota pendakian yang tadinya 600 orang menjadi hanya 300 orang per hari.

Sedangkan untuk jam pendakian hanya diperkenankan mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Pendaki tidak diperkenankan untuk mendaki di malam hari.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini