Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Sebut Bantuan Belum Bisa Masuk ke Lokasi Bencana NTT-NTB karena Cuaca Ekstrem

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 06 April 2021 |10:31 WIB
Jokowi Sebut Bantuan Belum Bisa Masuk ke Lokasi Bencana NTT-NTB karena Cuaca Ekstrem
Presiden Jokowi. (Biro Pers Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya mendata titik-titik pengungsian di lokasi bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pendataan diperlukan agar pengiriman bantuan logistik tepat sasaran.

Jokowi melihat pada Minggu, 4 April 2021, beberapa bantuan sudah dikirim ke NTT dan NTB. Tapi karena cuaca di sana sangat ekstrem, bantuan tersebut belum bisa masuk ke lokasi.

"Sampai kemarin saya lihat, saya minta BNPB dan pemda segera mendata titik-titik pengungsi, memastikan logistik, tendanya, dapur lapangannya, untuk penuhi kebutuhan dasar para pengungsi juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak terutama air bersih dan MCK-nya," katanya saat rapat terbatas secara virtual, Selasa (6/4/2021).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga saat ini sebanyak 128 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di NTT pada Minggu, 4 April 2021.

Banjir bandang tersebut akibat cuaca ekstrem dari siklon tropis seroja. Sebanyak 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota yang terdampak antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor.

Baca Juga : Presiden Jokowi Instruksikan Menkes Perbanyak Pelayanan Kesehatan di Lokasi Bencana NTT-NTB

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement