Dalam pengerahan kapal-kapalnya di kawasan Indo-Pasifik, yang juga akan mengaruhi Laut China Selatan yang disengketakan oleh beberapa negara, Angkatan Laut Inggris memastikan bahwa mereka akan sepenuhnya mematuhi hukum dan norma internasional dan melaksanakan hak kebebasan navigasi dan penerbangan yang diatur oleh Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS).
“Inggris dan Indonesia berada di belahan dunia yang berbeda, tetapi kita berdua adalah kekuatan maritim dengan kepentingan maritim yang kuat dan yang lebih penting, minat yang kuat untuk memastikan bahwa sistem berbasis aturan yang tercermin dalam UNCLOS ditegakkan, karena itu adalah pilar penting kawasan juga stabilitas global,” tuturnya.
Inggris juga menegaskan bahwa posisinya di Laut China Selatan tidak berubah. Inggris menginginkan hubungan yang matang dan positif dengan China, berdasarkan prinsip saling menghormati dan saling percaya.
Dalam keterangan tertulis Kedubes Inggris di Jakarta terkait kunjungan Menlu Raab, disebutkan bahwa Inggris tidak akan mengorbankan nilai atau keamanan global, sambil terus melindungi kepentingan nasionalnya.
“Kami berkomitmen untuk menegakkan perdamaian dan keamanan internasional untuk memastikan kemakmuran Inggris, serta mitra kami di kawasan ini,” demikian keterangan Kedubes Inggris.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.