Gempa M6,1 Malang, Khofifah Kirim Tim ke Titik Terparah

Lukman Hakim, Koran SI · Sabtu 10 April 2021 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 10 519 2392604 gempa-m6-1-malang-khofifah-kirim-tim-ke-titik-terparah-8GIeVqM6uY.jpg Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto : Okezone.com)

SURABAYA - Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang terupdate M6,1 menguncang Kabupaten Malang. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengirimkan tim untuk turun langsung ke titik-titik yang mengalami dampak parah akibat gempa.

Khofifah pun menyampaikan duka yang mendalam. Pasalnya, sejauh ini, dilaporkan sejumlah daerah kabupaten kota yang terdampak. Dan hingga petang ini, dilaporkan ada korban meninggal baik di Lumajang maupun di Kabupaten Malang.

"Sampai petang ini, laporan yang sampai ke kami, ada warga yang meninggal dunia dari Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang maupun Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang karena tertimpa longsoran saat gempa terjadi. Dan ada lagi yang dilarikan ke Rumah Sakit," kata Khofifah.

Khofifah mengatakan bahwa, ada beberapa kabupaten kota yang terdampak kuat dari gempa yang terjadi. Yang paling parah ada di Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Dampit dan Jabung. Kabupaten Lumajang terutama di Kecamatan Tempursari dan Pronojiwo serta Kabupaten Blitar terutama di Kecamatan Wates dan Binangun.

Dari data yang telah dihimpun oleh BPBD Jatim, ada banyak rumah rusak baik ringan, sedang maupun berat, baik di Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang maupun Kabupaten Blitar. Semua sedang pendataan sambil evakuasi warga. Hingga pukul 16.30 WIB, yang terlaporkan dari Malang ada 4 rumah rusak di Desa Kemiri, 1 rumah rusak berat di desa Sidorejo,

15 rumah rusak ringan dan 2 rumah rusak ringan di Desa Gunung Jati, 3 rumah rusak di Desa Agrosari, 3 rumah rusak di Desa Kemantren, 2 rumah rusak di Desa Gading Kembar, dan 1 rumah rusak di Desa Sidomulyo. Selain itu ada rumah sakit dan puskesmas yang dilaporkan mengalami kerusahakan. Seperti RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar serta Puskesmas Turen yang terdampak cukup berat. "Tentu data akan terus diupdate," tandas Khofifah.

Baca Juga : Gempa Malang Juga Buat Rusak Rumah dan Masjid di Pasuruan

Khofifah menyebut, seluruh pihak, forkopimda Jatim bersama tiga Bupati terus melakukan koordinasi. Gerak cepat dan tanggap atas terjadinya bencana dilakukan secara simultan.

"Kita sudah mengirimkan tim untuk turun langsung ke titik-titik yang mengalami dampak parah. Agar segera dilakukan pengamanan, dan juga evakuasi. Ada tim dari BPBD kabupaten kota, juga dari provinsi yang kini ada di lokasi-lokasi terdampak untuk tanggap kebencanaan," tegas Khofifah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini