Selama enam hari pelaksanaan vaksinasi di pusat perbelanjaan, ditargetkan 900 orang bisa divaksinasi per harinya. Tingginya minat warga mengikuti vaksinasi massal di mall karena merasa vaksinasi di tempat perbelanjaan suasananya lebih santai, sehingga mampu menekan rasa takut yang nantinya mempengaruhi tingginya tekanan darah.
“Untuk menarik minat warga mengikuti program vaksinasi, kami bekerjasama dengan sejumlah tenan juga memberikan berbagai promo menarik seperti pemberian potongan harga,” kata pengelola mall, Richard Karwelo.
Selain masyarakat di Kuta dan sekitarnya, sejumlah warga negara asing juga rela menunggu antrian untuk disuntikkan vaksin Covid-19, salah satunya warga negara Belanda, Ajo Oorbeek, Meski telah berusia uzur, Ajo Oorbeek terlihat bersemangat mengikuti setiap alur yang ditentukan, usai disuntikkan vaksin, bule yang sudah puluhan tahun menetap di Bali ini mengaku sangat senang mendapat herd immunity di dalam tubuhnya, dengan mengikuti vaksinasi, ia berharap dirinya bisa terhindar dari Covid-19, apalagi dia termasuk golongan orang yang rentan tertular.
Percepatan pelaksanaan vaksinasi di berbagai sentral kawasan wisata seperti Kuta, Nusa Dua, Sanur, dan Ubud juga salah satu upaya menciptakan zona hijau dengan menekan laju penyebaran covid sekaligus mempercepat pemulihan sektor ekonomi dan pariwisata di Bali.
(Awaludin)